Butuh Normalisasi: Jalan Buluahkasok Dialihkan, Baronjong dan Penimbunan 

8
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Joni Amir.(NET)

Jalan menuju Jorong Buluahkasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, yang terban Rabu (8/9) malam, dialihkan ke bagian sisi jalan yang terban. Kegiatan tanggap darurat ini, ditujukan agar akses jalan Buluahkasok, bisa dilewati kendaraan roda empat.

“Kita sudah melakukan kegiatan tanggap darurat jalan yang terban Buluahkasok. Saat ini sudah dilakukan perkerasan jalan. Sehingga sudah bisa dilewati kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua secara aman,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Joni Amir bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL), Minggu (12/9).

Ditambahkan Kabid KL, perkerasan jalan sudah dilakukan, menghindar dari jalan yang terban. Langkah selanjutnya tentu akan menjadi tugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) secara teknis untuk penanggulangan jangka panjang.

Menurut Kabid yang juga Manager Pusdal Ops BPBD ini, jalur aliran sungai yang persis berada dijalur berbelok, membuat tebing jalan sangat berisiko dihantam air deras. Sehingga dengan mudah terkikis yang menjadi penyebab utama jalan terban.

“Begitulah kondisi tebing jalan yang saat ini terjadi di Buluahkasok. Sehingga menurut kita, normalisasi sungai sangat penting agar aliran sungai tidak mengahantam dinding tebing jalan. Kemudian dipasang batu untuk penahan pengikisan air, agar tebing jalan tidak mudah tergerus,” ucap Rahmadinol.

Pengerukan sedimen sungai agar air tidak langsung menghantam dinding tebing jalan dengan menurunkan satu unit alat berat, sudah berhasil dilakukan, Minggu (12/9). Kemudian penimbunan badan jalan yang sudah dialihkan, dilapisi kerikil untuk perkerasan.

Baca Juga:  Kebangkitan Situjuah, Zondra Madris Pimpin Golkar Simona

Warga Buluahkasok, Andi berharap ke depannya normalisasi sungai bisa dilakukan dengan pengerukan sedimen. Sehingga dasar sungai sedikit lebih dalam dan saat debit air tinggi, sungai tidak meluap ke pemukiman warga.

“Alhamdulillah, jalan yang terban sudah dialihkan, sehingga sudah bisa dilewati. Ke depan kita berharap normalisasi sungai agar air tidak kerap meluap saat debit air meninggi. Selain itu, kita juga berharap jembatan Buluahkasok dan jalan yang rusak segera disentuh pembangunan,” ungkap Andi.

Kepala Dinas PUPR, Yunire Yunirman menyebutkan, dua unit alat berat diturunkan dalam kegiatan tanggap darurat bencana jalan terban di Buluahkasok. Normalisasi sungai dan pelebaran jalan ke titik aman.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik dari semua pihak, pekerjaan penanggulangan bencana jalan terban sudah diatasi. Sebanyak Dua unit diturunkan untuk normalisasi sungai dan untuk melakukan penimbunan kembali dan satunya lagi untuk pelebaran jalan ke arah titik aman,” terang Yunire.

Hingga Minggu sore, pekerjaan masih berlangsung dan diprediksi akan segera selesai. Sehingga akses jalan warga Buluahkasok kembali lancar. “Semoga persoalan ini segera selesai dan kecemasan masyarakat menjadi terisolasi tidak terjadi,” pungkas Yunire. (fdl)