Jembatan Kembar Jalur Sumbar-Riau Diperbaiki

16
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Joni Amir.(NET)

Sempat membuat jarak menganga antara jembatan dan jalan, akibat besi sambungan jembatan Kembar, jalan Sumbar-Riau Nagari Pangkalan Kabupaten Limapuluh Kota, tepatnya sebelum Polsek Pangkalan dari arah Pekanbaru atau setelah Polsek Pangkalan dari Payakumbuh, diperbaiki.

Jarak sekitar 20 centimeter antara badan jalan dan badan jembatan, berisiko bagi pengguna jalan. Sebab bisa saja membuat kendaraan terbentur, terutama bagi kendaraan dengan ground clearance yang rendah seperti jenis sedan.

“Bikin mobil, menghentak keras dan bergetar hebat. Jika tak tau, mungkin bisa berakibat lebih fatal,” ungkap Robi, 22, salah seorang pengguna jalan yang lewat jalur Sumbar-Riau di Nagari Pangkalan Koto Baru.

Bahkan kondisi jalan tersebut, sempat diunggah netizen di media sosial. Beruntung dengan respon cepat Balai Jalan, perbaikan segera dilakukan dengan mengganti besi yang hilang dan perbaikan dudukan dengan menambah lapisan aspal tipis.


Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Joni Amir bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Rahmadinol membenarkan kondisi jalan tersebut yang sempat rusak dan dikeluhkan pengguna jalan.

Baca Juga:  UAS Apresiasi Rumah Tahfiz, Di 15 dari 79 Nagari

“Bahkan juga diposting netizen di media sosial. Alhamdulillah Balai Wilayah Jalan segera memperbaiki usai mendapat informasi kerusakan. Sekarang kondisinya sudah aman, kareana sudah diperbaiki, Minggu (11/7).

Menurut informasi yang disampaikan Rahmadinol seperti dikemukakan Balai Jalan, besi jembatan sebelumnya juga hilang dan diganti. Kemudian hilang lagi dan sekarang kembali diganti.

“Menurut orang balai jalan, besi penghubung jembatan ini, sebelumnya juga pernah hilang dan sudah diganti saat itu, sekarang hilang lagi dan diganti lagi. Kita curiga, mungkin ada yang mengambilnya,” ungkap Rahmadinol, Selasa (13/7). (fdl)