Berupaya Kabur, DPO Tewas Ditembak Polisi 

30
ilustrasi. (net)

Seorang pria berinisial, E berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO), tewas ditembak polisi saat mencoba kabur dan mengabaikan tembakan peringatan petugas dalam aksi penggerebekan yang dilakukan, Selasa (13/4).

”Tersangka yang tewas adalah DPO kasus narkoba berinsial E. Dia terpaksa kita lakukan upaya tegas dan terukur karena berupaya kabur saat dicegat,” kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso melalui Waka Polres Kompol Russirwan, dalam konferensi pers di Mako Polres, kawasan Sarilamak, Rabu (14/4) siang.

Kasat Resnarkoba Polres Limapuluh Kota, AKP Hendri Has juga menjelaskan, peristiwa ini berawal ketika identitas E diketahui setelah anggotanya melakukan pengembangan penyelidikan usai menggerebek empat pelaku narkoba pada hari yang sama pukul 09.00 di Nagari Talangmaua, Kecamatan Mungka, Limapuluh Kota.

Dalam aksi penangkapan tersebut, berhasil diamankan empat orang tersangka dengan barang bukti narkoba sebanyak dua paket kecil ganja, serta tujuh paket sabu-sabu. Dua tersangka pertama, berinisial R dan A, dengan barang bukti 2 paket kecil ganja kering.

Terus melakukan penelusuran dalam pengembangan, polisi kembali mengamankan dua pelaku lain berinisial J dan L. Dari tangan keduanya, Tim Opsnal Satresnarkoba berhasil mengamankan tujuh paket narkoba jenis sabu-sabu.

Informasi tentu terus digali dari para tersangka, hingga aparat penegak hukum melakukan pengembangan penyelidikan asal-muasal barang haram yang diperoleh para tersangka.
”Dari keterangan para tersangka, nama bandarnya mengarah kepada seseorang berinisial, E, yang diketahui merupakan seorang pria asal Simalanggang,” tambah AKP Hendri Has.

Lalu polisi bergerak cepat menuju kediaman E yang terletak di Jorong Koto, Nagari Simalanggang sesuai informasi yang berhasil dirangkum. Sekitar pukul 14.00. Di sana, tim kepolisian melakukan pengepungan. Sebuah rumah bertingkat dua menjadi sasaran penggerebekan karena ditenggarai dihuni pria berinisial E yang diduga melakoni profesi sebagai bandar narkoba.

Baca Juga:  Ruas Jalan Sumbar-Riau Lengang

”Di lokasi kita lakukan pengepungan, tersangka yang kala itu berada di lantai dua rumahnya diduga mengetahui jika dirinya akan ditangkap. Target awalnya tidak mau turun, kemudian memilih melompat ke bagian belakang rumah,” tambah Kasat Resnarkoba.

Mengetahui buronnya berupaya kabur, polisi pun melakukan pengejaran dan mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali. Karena tidak diindahkan, aparat kemudian melakukan penembakan sehingga mengenai bagian punggung tersangka.

”Karena tembakan peringatan tidak diindahkan, terpaksa kita lakukan tindakan tegas dan terukur. Tersangka akhirnya dilumpuhkan, karena terus berupaya kabur dari kejaran petugas,” sebut Hendri Has.

Mendapat satu tembakan di bagian punggungnya, tersangka E sontak terkapar. Dia, menurut polisi, sempat diberikan upaya pertolongan medis, tetapi akhirnya menghembuskan napas terakhir di UGD RSUD Adnaan WD Payakumbuh.

Begitu diperiksa di rumah sakit, aparat dibantu tim dokter juga sempat melakukan pemeriksaan. ”Petugas butuh indentitas E. Saku celana E diperiksa dan ditemukan 35 paket sabu yang disimpan dalam kotak permen Mentos. Terdiri dari 33 paket kecil dan 2 paket sedang sabu-sabu,” jelas Hendri Has.

Hasil penyelidikan kepolisian, tersangka E merupakan pemain lama dan bandar narkoba yang sudah lama dicari-cari polisi. E juga dikatakan, pernah menjalani kasus hukum dan masuk penjara dengan kasus yang sama.

”Tersangka ini pernah terlibat dan berstatus residivis DPO dalam kasus 135 kilogram ganja di Taehbukik juga DPO dari BNN Kota Payakumbuh. Kemarin sore, jasad almarhum pukul 16.00 WIB, sudah kita serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” imbuhnya.

Dari operasi penangkapan kasus narkoba, selain sabu-sabu, aparat menyebut juga menyita uang tunai sekitar Rp 650 ribu yang diduga uang hasil transaksi narkoba. Kemudian, petugas juga menyita timbangan, serta ratusan plastik pembungkus narkoba. (fdl)

Previous article25 Jet Tempur Tiongkok Warning Taiwan
Next articleDiduga Tawuran, 11 Remaja Diamankan, Sejumlah Sajam Turut Disita