Dipicu PMK, Balai Pembibitan Ternak Padang Mangateh Ditutup

23

Pascaditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Jawa Timur beberapa waktu lalu, Balai Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Padang Mangateh, ditutup untuk umum.

Penutupan BPTUHP Padang Mangateh diungkapkan oleh Kepala UPT BPTUHP Deni Kusworo kepada Padang Ekspres.

“Jadi untuk hari ini, kita (UPT BPTUHP) melakukan lockdown dari kegiatan-kegiatan, kunjungan dari dinas dan balai-balai serta wisatawan,” sebut Kepala UPT BPTUHP, Deni Kusworo, Selasa, (17/5).

Ia menjelaskan penutupan ini hanya bersifat sementara hingga kasus PMK melandai. “Kita lockdown dari Sabtu, (7/5) lalu hingga sekarang. Kita akan buka kembali seteleh kasus PMK melandai yang diperkirakan dua hingga tiga minggu depan,” katanya.

Deni menjelaskan penyakit PMK merupakan penyakit menular kepada binatang ternak yang berkuku belah, mulai dari sapi hingga kambing.

“Jadi untuk menghindari PMK tersebut, maka kita menutup lokasi ini dan jangan sampai penyakit tersebut menular ke sini,” jelasnya.

Sementara itu, Doni menegaskan hingga saat ini, ternak di UPT BPTUHP belum ditemukan terpapar PMK. “Hingga saat ini belum ada ternak terpapar PMK di BPTUHP Padang Mangateh,” tukasnya. (rid)