Sempat Padam, Bukit Piobang Merah Kembali, Titik Api Sulit Dijangkau

14

Kebakaran lahan yang terjadi di Bukit Piobang, Ketinggian, Kecamatan Harau, menyala kembali usai berhasil dipadamkan, Rabu (18/5) pagi. Hingga Rabu sore, petugas Damkar, BPBD, BKSDA, TNI dan Polri siaga, menjaga api tidak merembet ke pemukiman warga.

“Sebelumnya api sudah padam, namun Rabu sore lahan di Ketinggian, Kecamatan Harau kembali Merah. Pemadaman disulitkan karena titik api yang berada di puncak bukit tidak bisa terjangkau,” ungkap Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol, Rabu sore.

Bukit ini, dikatakan Rahmadinol merupakan salah satu perbukitan yang pada tahun 2015 lalu juga terbakar. Tidak ada tanaman atau tumbuhan perkebunan warga, namun dikhawatirkan kebakaran meluas dan menyebar hingga pemukiman.

“Saat ini, kita masih siaga bersama Damkar dan berupaya mencari cara untuk bisa menyusuri titik api. Mungkin cukup sulit, sebab bukit merupakan seperti dinding batu yang terjal. Jika kondisi semakin buruk, tentu terpaksa dicari jalan untuk menaiki puncak dan mengerahkan personel untuk melakukan pemadaman secara manual.

“Saat ini, Tiga unit Damkar Kabupaten Limapuluh Kota masih standby di lokasi guna antisipasi api menyebar ke pemukiman warga,”terang Kalaksa BPBD.

Sebelumnya kata Rahmadinol, kebakaran lahan juga terjadi di Jorong Boncah, Nagari Batu Balang, Kecamatan Harau. “Di sini sudah berhasil dipadamkan. Kebakaran melanda sekitar satu hektare lahan milik masyarakat.(fdl)