Pandemi Covid-19, Pers di Limapuluh Kota Terlupakan

Ilustrasi. Bupati Limapuluhkota Irfendi Arbi serahkan bantuan kepada korban banjir.

Di tengah pandemi virus korona (Covid-19), peranan pers di Payakumbuh dan Limapuluh Kota agak sedikit terlupakan. Kondisi inilah, yang mengusik naluri kemanusiaan Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan dan Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi.

“Kasihan juga rekan-rekan jurnalis, peran mereka agak sedikit terlupakan, padahal mereka garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat. Mereka berjasa dalam menimbulkan kesadaran kolektif warga terhadap ancaman wabah Covid-19,” ujar AKBP Dony Setiawan saat berbagi sembako di Balai Wartawan Luak Limapuluah.

Kapolres menuturkan, sepertinya wartawan tidak masuk dalam penganggaran penanganan Covid-19 Pemkot Payakumbuh ataupun Pemkab Limapuluh Kota. Padahal, wartawan atau Pers berperan besar dalam mendidik masyarakat, mensosialisasikan kebijakan pemerintah, publikasi keberhasilan pemerintah dalam mengatasi Covid-19, mendorong pemerintah agar memperbaiki kekurangan dalam pencegahan wabah.

“Betul pemerintah mempunyai jalur resmi tersendiri dalam mempublikasikan penanganan Covid-19, tapi wartawan masing-masing mempunyai jaringan pembaca yang luas. Yang memungkinkan informasi bisa lebih jauh menjangkau masyarakat,” ujar AKBP Dony Setiawan.

Besarnya peran wartawan dalam menginformasikan penanganan Covid-19 juga diakui oleh Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi. “Selama pandemi, wartawan menjadi garda terdepan, mengabarkan perkembangan Covid 19 kepada masyarakat. Untuk itu, atas nama pemerintah daerah saya ucapkan terimakasih,” ujar Irfendi dalam jumpa pers yang digelar Diskominfo dan Bagian Humas Pemkab Limapuluh Kota, Senin (18/5).

Seakan terinpirasi dengan aksi Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan, Bupati Irfendi Arbi bersama jajaran pemerintah daerah, dalam konfrensi pers yang digelar kemarin siang, dengan tetap menerapkan pola pyshical distancing atau jaga jarak, juga berbagi beras dan telur dengan wartawan. “Jumlahnya tidak banyak, namun mudah-mudahan ini dapat membantu rekan rekan media di tengah pandemi Covid-19,” sebut Irfendi Arbi.

Di sisi lain, aksi berbagi dengan Balai Wartawan Luhak Limopuluah yang dilakukan Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan bersama Wakapolres Kompol Ari SN, Kabag Sumda Kompol Russirwan, Kasat Intelkam Iptu Luhur Fachri dan jajaran, mendapat apresiasi dari sejumlah tokoh Pers Sumbar. Seperti Pemred Padang Ekspres Revdi Iwansyahputra, Pemred Singgalang Khairul Jasmi, Pemred Posmetro Padang Reviandi, dan Pemred Haluan Rakhmatul Akbar.

Menurut Khairul Jasmi yang juga Wakil Ketua Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred) Indonesia,  wartawan termasuk profesi yang mengalami dampak hebat akibat pandemi virus korona. Ini dapat dilihat dari hasil survei persepsi diri wartawan saat pandemi Covid-19 yang dilakukan Center for Economic Development Study (CEDS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung.

“Berdasarkan hasil survei tersebut terungkap 45,92 persen wartawan mengalami gejala depresi saat pandemi Covid-19. Selain itu, 57,14 persen wartawan mengalami kejenuhan umum. Dalam kondisi begini, tentu kawan-kawan wartawan juga membutuhkan kepedulian dan perhatian dari pemerintah dan berbagai elemen bangsa, termasuk Polri,” kata Khairul Jasmi.

Bertolak dari hasil survei tersebut, Khairul Jasmi mengapresiasi aksi Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan bersama jajaran, dalam mengantar paket sembako buat Balai Wartawan Luak Limopuluah. “Terimakasih Pak Polisi, karena sudah peduli dengan wartawan di Payakumbuh dan Limapuluh Kota,” kata Komisaris Semen Padang ini.

Hal serupa juga disampaikan Pemimpin Redaksi Harian Padang Ekspres, Revdi Iwansyahputra. Menurut Ope, demikian Revdi akrab disapa, aksi Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan, membagikan sembako buat wartawan terdampak Covid-19, dan sebelumnya juga buat tukang becak, buruh bongkar muat barang, tukang ojek online, dan pekerja serabutan di Pasar Payakumbuh, layak diapresiasi.

“Tulis beritanya besar-besar dan viralkan di seluruh media, supaya menginspirasi berbagai elemen bangsa. Apalagi, Presiden Joko Widodo juga mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 ini, gerakan saling bantu itu harus diangkat dan dimunculkan ke permukaan. Bukan untuk disombongkan, tetapi untuk menjaga harapan,” kata Revdi Iwansyahputra.

Sebelumnya, Koordinator Balai Wartawan Luak Limopuluah, Afridel Ilham bersama sejumlah wartawan senior di Luak Limopuluah, seperti Yusrizal, Dodi Sastra, Zulkifli Damhur, Widiat B Artha, Nasrul Kenong, Syafril Nita, Am Chandra Kumis dan lainnya, juga mengapresiasi Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan yang sudah peduli dengan Pers di tengah pandemi Covid-19. Sehingga aksi Kapolres ini juga disusul oleh Bupati. (frv)