Pelamar CPNS Mendekati 15 Ribu, Formasi Satpol PP Paling Diminati

190
Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo.(NET)

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Limapuluh Kota tahun anggaran 2021 baru akan ditutup pada Kamis nanti (22/7). Namun jumlah pelamar yang sudah mendaftar secara online sampai Minggu malam (18/7), telah mendekati 15 ribu orang. Terbanyak di Provinsi Sumatera Barat.

Bahkan, tidak hanya terbanyak di Sumbar, Kabupaten Limapuluh Kota juga masuk dalam top 10 instansi dengan pelamar terbanyak di wilayah kerja Kantor Regional (Kanreg) XII Badan Kepegawaian Negara (BKN). Adapun wilayah kerja Kanreg XII BKN ini, tidak hanya Provinsi Sumbar saja, namun juga Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.

“Iya. Jumlah pelamar CPNS Limapuluh Kota, saat ini terbanyak di tiga provinsi dalam wilayah kerja Kanreg XII BKN. Jumlahnya, saat ini sudah mencapai 14.307 pelamar,” kata Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo, didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aneta Budi Putra kepada Padang Ekspres, Minggu malam (18/7).

Banyaknya jumlah pelamar CPNS Limapuluh Kota pada tahun 2021 ini, diyakini bupati dan banyak pihak, terjadi karena proses penerimaan CPNS Limapuluh Kota pada tahun lalu, berjalan secara fair dan nyaris tidak ada permasalahan.


“Mungkin karena berpengalaman tahun lalu, Limapuluh Kota dianggap tidak ada permasalahan. Sehingga pelamar yakin dengan melamar di Limapuluh Kota,” kata Bupati Safaruddin.

Menurut Aneta Budi Putra, dari 14 ribu lebih pelamar CPNS Limapuluh Kota yang sudah mendaftar secara online, sebanyak 12 ribu di antaranya juga sudah mengirimkan dokumen lamaran mereka melalui kantor POS dengan alamat PO BOX 999 Payakumbuh 26200.

“Sudah 12 ribu dokumen pendaftaran yang kita terima melalui kantor Pos. Kawan-kawan panitia juga sudah mulai melakukan verifikasi terhadap dokumen pendaftaran yang sudah dikirim itu,” kata Budi, panggilan akrab Aneta Budi Putra.

Budi menyebutkan, pelamar CPNS Limapuluh Kota yang paling banyak saat ini adalah untuk formasi Pelaksana Pemula atau Pemula Polisi Pamong Praja di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP). “Jumlah pelamar CPNS untuk Formasi Polisi Pamong Praja ini, sudah mencapai 2 ribu orang. Kami perkirakan, jumlah ini masih akan terus bertambah,” ujar Budi.

Banyaknya pelamar CPNS Limapuluh Kota untuk formasi Satpol PP ini diperkirakan terjadi, karena jumlah yang akan diterima cukup banyak, yakni 20 orang. Sudahlah jumlahnya banyak, kualifikasi pendidikan untuk formasi Polisi Pamong Praja di Limapuluh Kota ini adalah SMA sederajat.

Baca Juga:  Susunan Belanja Aparatur Tinggi, Ranperda RPJMD Dinilai Normatif

“Di Sumbar, mungkin kita di Limapuluh Kota ini yang paling banyak menerima CPNS untuk formasi Polisi Pamong Praja, dengan kualifikasi pendidikan SMA sederajat. Sehingga, wajar sekali kalau formasi ini, banyak peminatnya,” kata Aneta Budi Putra.

Dia menyebutkan, untuk kualifikasi pendidikan SMA sederajat ini, pelamar harus memiliki nilai ijazah atau surat keterangan lulus (bagi yang lulus tahun 2021) dengan nilai rata-rata minimal 7 dari SMA sederajat yang terdaftar di Kementerian yang menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan atau kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keagaamaan.

Menurut Budi, selain formasi Polisi Pamong Praja dengan kualifikasi pendidikan SMA sederajat, pelamar CPNS Limapuluh Kota yang terbilang cukup banyak adalah untuk formasi bidan atau tenaga kesehatan.

Sedangkan untuk tenaga pendidikan atau guru, Budi belum dapat memastikan berapa jumlah pelamarnya. Karena untuk guru ini, rekrutmen yang dilakukan adalah untuk PPPK (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja). Dan proses pendaftarannya, langsung di-handle panitia dari Kementerian.

Menariknya, dalam penerimaan CPNS pada tahun ini, Pemkab Limapuluh Kota juga menyediakan formasi khusus bagi pelamar disabilitas. Disamping bisa mendaftar lewat formasi khusus ini, pelamar disabilitas yang ingin menjadi CPNS di Limapuluh Kota, juga bisa melamar untuk 10 formasi lainnya, dengan ketentuan yang sama dengaan pelamar umum.

Adapun 10 formasi CPNS Limapuluh Kota yang juga dibuka untuk pelamar disabalitas itu meliputi ahli peratama database kependudukan dan analis pasar hasil perikanan. Kemudian, ahli pertama pengolah produksi perikanan tangkap, perancana, pranata komputer, pustakawan, statistisi, auditor, penyusun bahan informasi dan publikasi, serta pranata laporan keuangan.

Secara keseluruhan, Pemkab Limapuluh Kota pada tahun ini akan menerima 410 CPNS baru. Mereka yang akan diterima berusia antara 18 hingga 35 tahun. Dengan syarat, tidak pernah dipenjara dan tidak pernah diberhentikan tidak hormat sebagai PNS, PPPK, prajurit TNI/Polri atau swata.

“Selain itu, pelamar CPNS Limapuluh Kota harus memenuhi berapa ketentuan umum lainnya. Seperti, tidak terlibat politik praktis atau tidak tercatat sebagai anggota maupun pengurus parpol. Kemudian, memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, sehat jasmani dan rohani, serta tidak memiliki ketergantungan terhadap narkoba,” kata Aneta Budi Putra. (frv)