Lahan Baru Untuk Pembangunan, Solusi Kelebihan Kapasitas Lapas

15
Wakil Bupati Limapuluh Kota, Rizki Kurniawan Nakasri(NET)

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Rizki Kurniawan Nakasri tawarkan solusi kelebihan kapasitas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Payakumbuh saat berkunjung, Senin (19/7).

“Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi dan sinergitas antara Pemkab Limapuluh Kota dengan Lapas Kelas IIB Payakumbuh,” ungkap Kepala Lapas Kelas II B Payakumbuh, Muhammad Kameily, kemarin.

Angin segar solusi kelebihan kapasitas hunian lapas dengan mencarikan lahan baru untuk membangun lapas yang lebih luas menjadi tawaran yang disampaikan Wakil Bupati seperti dituturkan kembali, Kalapas dalam rellis yang dikirimkan ke Padang Ekspres.

Rizki menyatakan kesiapannya membantu Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Payakumbuh mengatasi kelebihan kapasitas. “Kesediaan itu ditunjukkan dengan kesiapan membantu penyediaan lahan untuk pembangunan lapas baru, yang lebih luas serta memiliki sarana dan berdaya tampung besar,” ucap Rizki Kurniawan.


Wabup siap membantu Lapas Payakumbuh, untuk pembangunan lapas baru. “Kita bisa sediakan lahannya,” kata Rizki.

Untuk lahan, Rizki mengatakan akan disediakan di Wilayah Kabupaten Limapuluh Kota. Pada kesempatan itupun Rizki juga akan memberikan bantuan kegiatan pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan.

Baca Juga:  UAS Apresiasi Rumah Tahfiz, Di 15 dari 79 Nagari

Kepala Lapas Payakumbuh, Muhammad Kameily menerangkan, bahwa Lapas Payakumbuh yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat ini, termasuk salah satu Lapas terpadat atau kelebihan kapasitas.

Betapa tidak, Lapas Payakumbuh memiliki dua wilayah hukum, Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota dan Kondisi saat ini dengan kapasitas 59 orang, Lapas Payakumbuh telah dihuni oleh 316 orang Warga Binaan Pemasayarakatan (WBP).

“Kami sangat menyambut baik kesediaan Wakil Bupati Limapuluh Kota dalam penyediaan lahan untuk pembangunan Lapas Payakumbuh yang baru dan lebih luas sehingga layak huni,” harap Kameily. (fdl)