Tiket Harau Terapkan Non Tunai

22
Salah seorang pengunjung Harau tengah berfoto.(Zulheri Ramli for PADEK)

Memanfaatkan teknologi informasi dan kepastian pembayaran dan pendapatan daerah, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota segera terapkan transaksi pembayaran secara elektronik.

Tahap awal akan dilakukan untuk tiket masuk objek wisata Lembah Harau, Kecamatan Harau dan pembayaran Keur kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan (Dishub).

Kebijakan yang akan segera diterapkan ini, terungkap saat rapat penyusunan road map dan rencana aksi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) serta persiapan launching ETPD.

Pada rapat yang digelar di Ruang Rapat Bupati Limapuluh Kota Sarilamak, Selasa (21/9) lalu itu, direncanakan pembayaran tiket masuk objek Wisata Lembah Harau, tidak lagi menggunakan uang tunai.

“Kita akan launching hari Jumat(24/9) ini bersama Bank Nagari, kemudian langsung tanda tangan Memorandum of Understanding (MoU). Tentu tahapan berikutnya akan dilakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank Nagari. Disana nantinya juga akan kita sosialisasikan, bagaimana cara kerjanya kepada masyarakat dan pengunjung,”ucap Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Rabu(22/9).

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Limapuluh Kota, Anharmen menyebutkan, nanti Bank Nagari menyiapkan segala perangkat yang dibutuhkan untuk pemanfaatan pembayaran non tunai dalam transaksi pembayaran elektronik tersebut.

“Perangkat akan disediakan Bank Nagari, selanjutnya masyarakat pengguna kendaraan bermotor, tidak perlu lagi membayar secara tunai. Sebab akan dilayani dengan sitem pembayaran non tunai. Tahap awal kita akan terapkan pada pembayaran Keur kendaraan bermotor, selanjutnya juga akan dilakukan untuk parkir dan retribusi terminal,”ucap Anharmen.

Sebelumnya Tiim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bekerjasama dengan Bank Nagari mengadakan Rapat Penyusunan Road Map dan Rencana Aksi ETPD ini, dihadiri Pimpinan Seksi Adm Kredit dan Umum Bank Nagari, Lisa Apriani dan Pimpinan Seksi Pemasaran, Rolly Fernando Syamsir.

Bank Nagari telah melakukan sejak 5 bulan yang lalu di tingkat Provinsi seluruh Kabupaten Kota Se Sumatera Barat telah menandatangani surat keputusan penetapan TP2DD dan telah di launching di Bank Indonesia Cabang Padang.

Semua daerah mendapatkan penghargaan dari BI untuk tahap awal segala yang berbentuk retribusi dan pajak menjadi bahan utama kita untuk memakai sistem ini.

Pada Launching ETPD Jumat ini, kata Rolly FS akan dilakukan MOU d yang akan dihadiri Direksi Utama Bank Nagari, Kepala Cabang BI dan OJK.

Rolly FS juga mengatakan ada beberapa kegiatan yang akan kita laksanakan antara lain Penandatangan MOU dan PKS untuk tahap awal pada Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga dan Dinas Perhubungan.

“Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga objek yang akan kita lakukan pembayaran digital adalah tiket masuk objek wisata Harau. Objek wisata Harau kita berikan namanya QRIS dinamis Dua tipe digital pembayaran, ada yang menggunakan sistem secara integrasi dan secara manual. Sudah tersistem dan telah dibuatkan aplikasi dan telah kita setting mulai dari harga tiket, user dan ID kita berikan wewenang sepenuhnya kepada pemerintah,”terang Rolly lagi.

Tahap awal, Bank Nagari siap bekerjasama untuk membantu pelayanan karena belum semua masyarakat mengerti tentang penggunaan QRIS sebagai media pembayaran.

”Sehingga kita masih menerima pembayaran secara tunai. Salah satu cara agar kita tidak lagi melakukan pembayaran secara tunai akan kita tempatkan petugas Bank Nagari di loket pembayaran untuk mengarahkan masyarakat yang belum mengerti pembayaran secara QRIS,”tutup Rolly FS.(fdl)