TNI Peringatkan Remaja Kebut-kebutan

50
ilustrasi. (jawapos,com)

Personel TNI mengingatkan sekaligus melakukan pembinaan sejumlah remaja yang terlibat aksi kebut-kebutan di kawasan Batangagam, Kota Payakumbuh, Minggu (25/10). Aksi itu dinilai berisiko terhadap keselamatan pengendara sendiri dan pengunjung.

Dandim 0306/ 50 Kota Letkol Kavaleri Ferry S Lahe mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan dan pembinaan ini atas panggilan jiwa dan kesadaran, karena sebagai TNI wajib membantu menjaga aset negara, dan nantinya juga bakal menjadi aset daerah.

”Kami berharap kesadaran semua pihak dalam mengawasi, serta menjaga aset, tentunya ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kami mengapresiasi inisiatif dari petugas parkir binaan koramil yang membantu menertibkan dan memberikan kenyamanan kepada pengunjung,” ujar Letkol Ferry seperti relis yang diterima Padang Ekspres, kemarin.

Pembinaan terhadap sejumlah remaja itu berawal ketika sekelompok remaja berumur 20 hingga 24 tahun, ketika tertangkap tangan sedang kebut-kebutan, kebetulan waktu saat itu juga masih menjelang Magrib, Minggu (25/10).

Dikhawatirkan tindakan ceroboh para rrmaja tersebut bisa menabrak ataupun menyerempet pengunjung lainnya yang berada di lokasi tersebut. Selain suara knalpot motor sangat bising memekakkan telinga.

Komandan Pos Payakumbuh Barat Koramil 01/Payakumbuh Pelda Johan D Harefa yang sedang ada di lokasi bersama petugas parkir dan ketertiban yang telah dibina pihak koramil dengan kompak sama-sama turun ke lokasi untuk mengamankan dan menjelaskan kepada para remaja tersebut seperti apa aturan yang harus dipatuhi selama berada di Kawasan Batang Agam.

Bukan yang pertama, aksi tersebut juga sudah terpantau yang ketiga kalinya para remaja melakukan aksi kebut-kebutan karena sebelumnya sore hari juga masuk ke lokasi di tengah banyaknya warga yang masih melaksanakan kegiatan olahraga. Bahkan ada juga remaja tersebut kebut-kebutan dan sempat menyenggol pengunjung lain yang sedang berolahraga di sekitaran Batang Agam.

Baca Juga:  Dipicu PMK, Balai Pembibitan Ternak Padang Mangateh Ditutup

”Mereka kami bawa ke kantor koramil untuk dibina, para remaja tersebut juga diwajibkan untuk mengganti knalpot racing motornya menjadi knalpot standard, dipanggil orangtua mereka, serta menandatangani surat peryataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” papar Pelda Johan kepada media.

Rata-rata orangtua para remaja yang dipanggil untuk melihat anak mereka mengucap syukur dan berterima kasih atas binaan dan kepedulian para personel koramil khususnya para Babinsa Koramil 01. ”Selain menjadi tempat wisata, lokasi ini juga dapat menunjang perekomian masyarakat sekitar yang terdampak pandemi saat ini dan jangan sampai rusak karena hal-hal sepele seperti itu,” ungkap Pelda Johan.

Lokasi Normalisasi Batang Agam yang menjadi destinasi wisata baru bagi masyarakat Luak Limopuluah (Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota) semakin ramai dan diminati untuk dikunjungi. Semua orang wajib untuk menjaganya dan juga bertanggung jawab untuk keamanan, kebersihan, dan kenyamanan pengunjung di sana.

Berkaitan dengan hal tersebut, Danramil 01/Pyk, Mayor Inf Terima Barus terus mengingatkan kepada warga masyarakat pengunjung dan terutama masyarakat lokal untuk terus peduli dengan tempat wisata tersebut, apa lagi saat ini tempat hiburan sudah mulai banyak buka di seputaran Batang Agam.

”Tidak adanya kepedulian kita semua, tempat tersebut nantinya dikhawatirkan banyak digunakan orang-orang tidak bertanggung jawab untuk berbuat hal-hal yang tidak sesuai dengan adat dan budaya kita,” ujar Danramil. (fdl)