Sepekan PSBB, kasus Korona masih Nol di Kabupaten Limapuluh Kota

Suasana Teleconference bupati dengan 13 Camat di Kabupaten Limapuluh Kota, di aula rumah dinas bupati Labuah Basilang (31/3).

Sepekan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Sumatera Barat, hingga kini Kabupaten Limapuluh Kota berhasil mempertahan prediket nol pasien yang terinfeksi Covid-19.

Data pusat pengendalian Gugus Tugas Covid 19 pada Dinas Kesehatan sejak tanggal 1-28 April 2020 menunjukan trend yang stabil dan belum ada masyarakat di daerah ini yang positif Covid-19. Bahkan PDP (Pasien Dalam Pengawasan), tidak ada yang dirawat di rumah sakit.

“Alhamdulillah. Sampai sekarang belum ada kasus Covid-19 di Limapuluh Kota. Kita selalu mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan cara tetap berada di rumah, memakai masker ketika keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan selalu memohon perlindungan Allah SWT,” ujar Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, Selasa (28/4).

Masih dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus mematikan itu di daerah ini, Bupati Irfendi Arbi senantiasa turun ke posko-posko Covid 19 nagari-nagari. Setiap kali turun lapangan itu, bupati selalu memotivasi dan mengingatkan masyarakat  untuk senantiasa menjaga kesehatan sambil menyerahkan masker untuk warga.

Berbagai upaya yang dilakukan itu, hasilnya sampai kini Kabupaten Limapuluh Kota mampu mempertahankan tidak ada yang positif Covid-19. “Alhamdulillahhirobbilalamin, Allah SWT masih melindungi masyarakat kita. Mudah-mudahan tidak ada yang positif Covid-19 sampai virus ini hilang,” ungkap bupati yang low profile tersebut.

Menurut bupati, hasil pantauannya di lapangan menunjukkan, semua Gugus Tugas Covid 19 di daerah ini bekerja dengan efektif. Selain itu, masyarakat juga sudah menyadari bahaya yang mengancam mereka. Bupati selalu menegaskan untuk waspada terhadap bahaya yang mengancam umat manusia ini.

“Terimakasih kepada semua pemangku kepentingan yang telah bertugas dengan ikhlas. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita,” simpulnya. (*)