Pasien Positif Covid-19 di Siberut Sembuh, Mentawai Nol Kasus Lagi

Lebih kurang 12 hari menjalani isolasi di Puskesmas Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, petugas Pelabuhan Maleppet yang sempat positif Covid-19, akhirnya dinyatakan sembuh. Dengan begitu, saat ini, jumlah pasien positif Covid-19 di Kepulauan Mentawai kembali nol.

Hal itu diungkapkan, Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Kortanius Sabeleake, didampingi dua juru bicara Covid-19, Lahmuddin Siregar dan Serieli Bawamenewi, Kamis (02/07/2020).  Kortanius mengatakan, saat ini Mentawai sudah selesai dari kasus Covid-19.

“Untuk sementara kita sudah selesai dari kasus Covid-19. Kita berharap, tidak ada lagi yang positif Covid-19 di Kepulauan Mentawai,” ungkapnya.

Di sisi lain, kata dia, masyarakat Mentawai tidak perlu takut untuk memeriksakan diri, baik itu rapid test maupun tes swab. Pemeriksaan lebih awal, merupakan langkah awal untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 untuk diri sendiri dan orang lain.

Apalagi, kata dia, saat ini, pemeriksaan tidak memerlukan biaya sedikit pun alias gratis. “Tetap patuhi protokol kesehatan. Untuk yang sering melakukan aktifitas keluar rumah atau keluar Mentawai, diharapkan dengan penuh kesadaran untuk memeriksakan diri,” katanya.

Baca Juga:  Sosialisasi Perda AKB Harus Libatkan Pemerintah Desa

Terpisah, Anggota Komisi III DPRD Kepulauan Mentawai, Fernando Sabajou, mengucapkan rasa terimakasih kepada tim gugus tugas Covid-19 Kepulauan Mentawai yang telah berjuang melakukan penanganan Covid-19 di Siberut.

Menurut dia, hanya dengan kerjasama yang baik, akan melahirkan pencapaian yang baik pula. “Kita bersyukur, dengan kerja keras gugus tugas, akhirnya sekarang Mentawai kembali nol Covid-19. Ini, mesti kita pertahankan secara bersama-sama. Bukan hanya tugas gugus tugas, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ungkap legislator dari Dapil III Siberut tersebut.

Ia menegaskan, meski Mentawai sudah masuk zona hijau, protokol kesehatan masa normal baru mesti tetap dijalankan. Jangan, kata dia, mentang-mentang sudah tidak ada kasus Covid-19, masyarakat tidak lagi mematuhi protokol kesehatan. (rif)