Satu Penginapan Disiapkan untuk Merawat Pasien Covid-19

38

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai mulai memfungsikan satu penginapan untuk karantina pasien Covid-19. Penginapan itu akan dimanfaatkan hingga 31 Desember mendatang. Satu penginapan ini disiagakan untuk merawat pasien-pasien yang tidak tertampung lagi di semua fasilitas kesehatan yang ada di Mentawai.

“Salah satu indikator penginapan yang bisa kita manfaatkan untuk pasien Covid-19, yakni kamar yang didalamnya ada kamar mandi. Juga memiliki halaman yang luas. Untuk sementara, penginapan Turonia yang memiliki kamar sebanyak 26 kamar, dikontrak dari 1 November sampai 31 Desember 2020. Penginapan ini khusus untuk Orang Tanpa Gejala (OTG),” jelas Kepala Bagian Hukum sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19 Kepulauan Mentawai, Serieli Bawamenewi, Senin (2/11/2020).

Menurut dia, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan hotel atau penginapan lagi. Semuanya, kata dia, tergantung dengan lonjakan atau peningkatan kasus Covid-19 di Mentawai.

Selain untuk pasien yang terkonfirmasi Covid-19, kamar di penginapan tersebut, katanya juga akan dimanfaatkan untuk tenaga medis dan juga pengamanan. Menurut dia, pemanfaatan kamar penginapan nantinya akan disesuaikan dengan situasi atau kondisi pasien. Pasien yang satu keluarga dapat digabung menjadi satu kamar dengan dua ranjang.

Baca Juga:  Covid-19, Semen Padang Fasilitasi Karyawan Vaksin Booster Gelombang Ketiga

Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar mengatakan telah terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kepulauan Mentawai. Dimana, dari 104 kasus pada hari Minggu (1/11/2020) bertambah 10 kasus pada Senin (2/11/2020) siang.

“Hari ini, ada 10 kasus positif bertambah,” sebutnya.

Ia berharap masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. “Kita akan terus melakukan testing melalui swab secara masif dan agresif. Masyarakat tidak perlu takut untuk swab,” katanya.(rif)