Gunakan DAK, Tahun Ini 69 Unit RTLH di Mentawai bakal Direhab

26

Sebanyak 5.500 kepala keluarga (KK) di Mentawai masih hidup di rumah tidak layak huni (RTLH). Saat ini baru 2.500 KK yang telah dibantu oleh pemerintah.

Kepala Dinas Kawasan Perumahan dan Pemukiman Kepulauan Mentawai, Budi Siregar, Kamis (04/02/2021) mengatakan, rehab rumah RTLH yang sudah dilakukan Pemerintah baru mencapai sekitar 25 persen. Pembangunannya masih mengandalkan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Memang masih belum seberapa rehab RTLH ini. Target kita, bisa disupport melalui dana APBN,” ungkapnya.

Dia menyebut, tahun ini, telah dialokasikan anggaran untuk rehab RTLH dari DAK sebesar Rp 1 miliar untuk 69 rumah yang tersebar di Kecamatan Sipora Utara sebanyak 16 unit dan di Kecamatan Siberut Selatan 53 unit.

Dia mengatakan, kategori warga yang mendapatkan RTLH tersebut, selain berpenghasilan rendah, juga berdasarkan kondisi rumah atap lantai dinding (Aladin) yang tidak layak. Dimana, nantinya, masyarakat penerima bantuan rumah secara swadaya tersebut, masing-masing mendapatkan sebesar Rp 20,4 juta.

“Bantuan ini akan diberikan dengan dua tahap. Sesuai progres pembangunan berdasarkan laporan dari fasilitator yang memantau pengerjaan rehab rumah tersebut,” katanya. (rif)