Belum Sempat Digunakan, Dermaga Labuanbajo Amblas

20
AMBLAS: Dermaga Labuanbajo di Desa Sigapokna amblas Kamis (4/8). Diduga pangkal atau posisi tiang penyangga lantai dermaga turun.(IST)

Dermaga Labuanbajo di Desa Sigapokna, Kecamatan Siberut Barat yang digadang-gadangkan sebagai pelabuhan terbesar di Kepulauan Mentawai amblas Kamis (4/8) sekitar pukul 05.00.

Diduga pangkal atau posisi tiang penyangga lantai dermaga turun sekitar 50 centimeter, karena tidak berada pada posisi kedalaman yang sesuai. Hingga saat ini, proyek pembangunan dermaga yang dianggarkan melalui dana APBN tersebut, masih terus berjalan.

Pengerjaannya sempat terhenti pada masa pandemi 2020 dan 2021. Tahun ini, pengerjaan pembangunan, lebih difokuskan pada fasilitas sisi darat dermaga kembali dilanjutkan.

Sudarmono Siribere, warga setempat yang menginformasikan kejadian tersebut lewat grup media sosial Info Bencana BPBD Kepulauan Mentawai mengatakan, saat ini bagian sisi kanan dermaga yang amblas tersebut sudah goyang dan tidak aman untuk dilewati. Sementara, tiang penyangga bagian darat sudah terlepas dari lantai dermaga dan masuk ke dalam air.

“Lebih kurang 50 meter panjang dermaga pada bagian sisi kanan sudah goyang dan terbenam sekitar 50 sentimeter ke dalam air. Sementara, tiang sisi bagian luar juga sudah terlepas dari lantai dermaga dan terbenam ke dalam air,” ungkapnya.

Menurut dia, amblasnya tiang penyangga dermaga tersebut terjadi begitu saja, tanpa ditandai goyangan atau gempa. Amblasnya tiang dermaga yang menyebabkan turunnya bagian lantai dermaga pada sisi kanan dermaga disebabkan, adanya aktifitas penggalian pasir di bagian depan dermaga yang digunakan sebagai timbunan.

Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Mentawai, Tohap Maratua Nababan menyayangkan terjadinya bencana tersebut. Dia mengatakan proyek pengerjaan dermaga tersebut, sudah diusulkan sejak lama. Namun, belum sempat selesai atau digunakan sudah mendapat musibah.

“Sudah bertahun-tahun kita menunggu pengerjaan dermaga Labuanbajo ini. Kita berharap, anggaran yang ada tahun ini, bisa disetujui untuk perbaikan bagian tonggak dermaga yang amblas tersebut,” ungkapnya.

Dermaga Labuanbajo ini juga ditarget sebagai dermaga penghubung segitiga penghubung antara wilayah, yakni, Nias-Mentawai-Pasaman (Sumbar). Dimana, kawasan pelabuhan yang berada di teluk yang tenang dan luas ini juga dicita-citakan bisa menyaingi pelabuhan Teluk Bayur Padang.(rif)