Bangun 3 Gardu PLN, Dusun Bukuk Monga Kini tak Lagi “Gelap Gulita”

12
Pemasangan tiang listrik untuk mengaliri listrik di salah satu dusun di Kabupaten Mentawai. (IST)

PLN berhasil menghadirkan listrik di Dusun Bukuk Monga, Bere, Tarandam, Sirualeleu Desa Berilou Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang sebelumnya belum tersentuh listrik.

General Manager PLN UIW Sumatera Barat, Toni Wahyu Wibowo menjelaskan PLN membangun 3 gardu dengan total kapasitas 150 kVa Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 11,27 kMS dan 4,87 kMS Jaringan Tegangan Rendah (JTR) yang melistriki 125 Kepala Keluarga (KK) di dusun terpencil tersebut dengan total nilai investasi sebesar Rp 4,6 miliar.

“Terdapat beberapa kendala yang dihadapi PLN dalam upaya mempercepat peningkatan rasio elektrifikasi di Sumbar khususnya di Kepulauan Mentawai, salah satunya kondisi medan menuju desa yang ekstrem, permasalahan mobilisasi material hingga kondisi alam seperti hujan dan gelombang laut yang tinggi. Namun PLN terus berkomitmen untuk terus berupaya menembus setiap tantangan guna menghadirkan terang untuk masyarakat, khususnya menghadirkan listrik hingga ke seluruh pelosok negeri,” ungkap Manager UP2K Sumbar, Sudarmadi.

Hal ini juga sangat diapresiasi oleh masyarakat di dusun terpencil tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada PLN, berkat usaha dan perhatian lebih dari PLN kami masyarakat Dusun Bukuk Monga dapat beraktivitas dan menikmati listrik yang tidak kami dapati sebelumnya. Semua ini berkat usaha dan kerja keras petugas PLN,” ujar Ridwan

Baca Juga:  Masjid Asyuhada Negeri Sembilan, Aktif Lakukan Pembinaan para Mualaf

Dengan dukungan dari segala pihak, PLN optimis mampu mencapai 100% rasio elektrifikasi di Sumatera Barat. Dengan semakin banyaknya masyarakat menikmati listrik akan meningkatkan pembangunan ekonomi masyarakat. (rel)

Previous articleTargetkan 100 % RDB, Tiga Desa di Pasbar Sudah Dialiri Listrik
Next articleBuka Peluang Talenta-talenta Baru, Resso Adakan Coaching Clinic