BLT Covid-19 akan Diakomodir Pemkab Mentawai lewat Dana Desa

Pemerintah Kabupaten Mentawai akan berupaya tetap memberikan BLT salah satunya melalui Dana Desa. (IST)

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) terdampak Covid-19 bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dianggarkan melalui APBD provinsi dihentikan. Artinya, saat ini ada 3.905 KPM di Mentawai yang sudah mendapatkan BLT dari provinsi.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Nikholaus Sorotogok, didampingi Kepala Bagian Hukum, Serieli Bawamenewi, Kamis (13/08/2020) siang.
Dia mengatakan, pemberhentian BLT tersebut sesuai Peraturan Gubernur Nomor 24 tahun 2020 Pasal 1.

“Dalam peraturan tersebut, dijelaskan bahwa, bantuan untuk keluarga penerima manfaat terhitung dimulai dari bulan April, Mei dan Juni 2020. Dengan besaran per bulan, yakni, masing-masing keluarga menerima Rp 600 ribu per bulan. Nah, sampai sekarang, belum ada Pergub baru yang mengatur tentang kelanjutan bantuan tersebut,” jelasnya.

Dia menyebutkan, untuk KPM di Mentawai yang dianggarkan melalui APBD provinsi selama 3 bulan tersebut, sudah tersalurkan semuanya. Begitu juga dengan bantuan dari Kemensos. Hanya saja, kata dia, bantuan dari Kemensos masih tetap lanjut hingga Desember 2020 dengan besar Rp 300 ribu per keluarga.

Baca Juga:  Ketua Bawaslu Positif Covid-19

“Total penerima KPM dari Kemensos di Mentawai sebanyak 6.367 KPM. Bantuan ini akan tetap lanjut hingga Desember 2020. Kita berharap, penyalurannya tetap melalui PT. Pos. Sebab, lebih mudah untuk mengetahui siapa yang sudah menerima bantuan dan yang belum,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Bagian Hukum dan juga Juru Bicara Kebijakan Penanganan Covid-19 Mentawai, Serieli Bawamenewi mengatakan, saat ini masalah yang dihadapi Pemkab Mentawai adalah tidak dilanjutkannya bantuan dari provinsi tersebut. Pihaknya, mengatakan, akan mencoba mengalihkan ke Dana Desa.
“Kita akan cari solusi untuk masalah ini. Salah satunya yakni, melalui bantuan Dana Desa,” ungkapnya. (rif)