Percepat Penyaluran Bansos Dampak Covid-19 di Mentawai

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Roberthyl Saogo. (Foto: Arif Rahmat Daud-Padang Ekspres)

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Roberthyl Saogo menilai, dinas terkait hanya menjadikan alasan data penerima yang belum valid untuk belum menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dampak Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Semestinya, kata dia, data yang diikuti tidak berdasarkan data baru yang dikeluarkan pemerintah desa.

“Masih kita temukan penyaluran bantuan yang berbelit-belit dengan alasan data penerima yang tidak valid. Seharusnya, dinas penyalur bantuan mengikuti data baru yang dikeluarkan pemerintah desa, bukan berdasarkan data yang lama,” ungkap politisi partai Garuda tersebut.

Menurut dia, masih banyak ditemukan masyarakat yang belum sama sekali menerima bantuan. DPRD katanya, berkomitmen untuk terus mendorong percepatan penyaluran BLT kepada masyarakat. Dia juga mengapresiasi, upaya pemerintah di desa yang sudah bekerja optimal dalam penyaluran BLT.

“Idealnya sebelum bantuan disalurkan kepada masyarakat, pemerintah desa yang seharusnya melakukan verifikasi data. Sebab, pemerintah desa dan dusun lebih paham kondisi masyarakatnya,” katanya.

Bahkan, kata dia, ada temuan di lapangan penerima bantuan orangnya sudah meninggal dan tidak memiliki nama, namun punya nomor Induk Kependudukan (NIK). Hal ini, kata dia, jelas bantuannya tidak tepat sasaran. Dia mengharapkan, pemerintah mempercepat penyaluran bantuan sosial tersebut.

Sebab, kata dia, pemerintah telah menetapkan pandemi Covid-19 sebagai bencana dan darurat nasional yang berimplikasi luas bagi ekonomi dan kehidupan masyarakat. Kemudian, juga perlunya mempertegas koordinasi diantara semua lembaga yang terlibat dalam penyaluran bantuan tersebut. (rif)