Banyak Dibeli Tamu yang Datang, Permintaan Ikan Asin Mulai Normal

72

Permintaan ikan asin Mentawai, khususnya di Tuapejat pusat ibukota surga peselancar dunia tersebut, kembali normal. Ini dikarenakan sudah beroperasi kembali seperti biasanya kapal Padang-Mentawai. Ikan asin ini banyak dibeli sebagai buah tangan.

Upik, 45, salah seorang pengusaha ikan asin di Tuapejat, Senin (16/11/2020), mengatakan permintaan ikan asin mulai kembali normal semenjak dua bulan belakangan. Dia mengatakan, permintaan tersebut, berasal dari kalangan para tamu yang berkunjung ke Tuapejat.

“Alhamdulillah, sejak dua bulan belakangan permintaan ikan asin mulai kembali ramai. Pesanan, setiap kapal masuk bisa mencapai 5 hingga 10 kilogram. Tergantung dari tamu yang datang ke Mentawai untuk menjadikannya sebagai buah tangan,” ungkapnya.

Sebelumnya, kata dia, pada bulan Maret sampai September 2020 permintaan ikan sangat minim. Bahkan, tidak jarang, kata dia, ikan yang sempat diasinkan dibiarkan membusuk begitu saja.

Untuk saat ini, kata dia, harga ikan asin per kilogram juga bervariasi, tergantung dari jenisnya. Ikan asin jenis kerapu karang dan ikan giant traveli, serta ikan gole-gole per kilogram dibanderol dengan harga Rp 110 ribu. Sementara, jenis ikan asin lainnya Rp 80 ribu per kilogram.

Ikan asin Mentawai memang dinilai lebih berkualitas dan lezat dibanding ikan asin lainnya. Sebab, ikan asin Mentawai merupakan ikan kelas ekspor, seperti ikan kerapu karang, giant traveli dan jenis ikan lainnya. (rif)