Dialihkan untuk Covid-19, Pembangunan Lanjutan Gedung Diklat Dibatalkan

45
Ilustrasi virus korona. (Foto: IST)

Rencana lanjutan pembangunan penunjang gedung pendidikan dan latihan (Diklat) di desa Saurenu, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai tahun ini batal. Pasalnya, anggaran yang sempat dialokasikan sebesar Rp 2 miliar dari APBD Mentawai tersebut, dialihkan untuk penanganan Covid-19 di Bumi Sikerei.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, (DPKP), Budi Siregar, Kamis (17/6/2020), siang, kepada wartawan, membenarkan hal tersebut. Dia mengakui, anggaran untuk lanjutkan pembangunan gedung Diklat sudah terserap untuk penanganan Covid-19.

“Apa boleh buat dinda. Bukan keinginan kita, dananya, (anggarannya, red) sudah dinolkan (dialihkan, red) untuk penanganan covid 19. Mudah-mudahan, Covid-19 ini cepat berlalu,” kata mantan kepala bidang perumahan tersebut.

Dia juga mengatakan, bahwa, 80 persen kegiatan di DPKP sudah refocusing untuk penanganan covid-19. Meski begitu, dia menyebutkan, bahwa, pembangunan gedung Diklat sebelumnya ditangani oleh dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Dia memperkirakan, realisasi pembangunan gedung diklat baru mencapai 20 persen.

Anggota komisi II DPRD Kepulauan Mentawai, Jimer Munte mengatakan, bahwa, gedung Diklat di desa Saurenu sudah sejak lama terbengkalai. Dia mengatakan, besaran anggaran lanjutan pembangunan gedung Diklat yang dialihkan ke penanganan Covid-19 lebih kurang Rp 2 miliar.

“Gedung ini sebetulnya, sudah lama terbengkalai. Seharusnya, tahun ini dilanjutkan pembangunanannya. Namun, karena pandemi Covid-19, pelaksanaannya gagal, karena anggarannya harus dialihkan,” ungkap politisi partai Garuda tersebut.

Walaupun begitu, dia tetap mengharapkan agar gedung Diklat tersebut, bisa segera digunakan sesuai kegunaannya. Adapun rencana lanjutan pembangunanan fasilitas gedung Diklat tersebut, yakni, berupa bangunan penunjang, seperti ruang makan, aula, dapur dan fasilitas lainnya serta pembukaan jalan baru menuju ke lokasi gedung Diklat. (rif)