Wagub: Jalan Trans Mentawai Didanai Rp 716 Miliar

Beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendampingi kunjungan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit ke Kepulauan Mentawai dalam rangka Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Jalan Trans Mentawai dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (18/01/2021).

Sekaitan Peraturan Presiden No. 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024, bahwa paket infrastruktur jalan Trans Mentawai di Kabupaten Kepulauan Mentawai didanai senilai Rp 716.000.000.000.

“Bahwa kehadiran kami adalah dalam rangka evaluasi, karena tadi disampaikan bahwa saya akan berakhir pada tanggal 12 ke depan. Saya rasa tidak ada lagi waktunya bagi kita untuk mengunjungi Mentawai,” ucap Nasrul Abit.

Wagub menyampaikan perlu dilakukan percepatan pelaksanaan pembangunan jalan Trans Mentawai dan Kawasan Ekonomi Khusus Mentawai melalui rapat koordinasi dan kunjungan ke Kabupaten Kepulauan Mentawai guna mengevaluasi tahapan-tahapan yang sudah dilaksanakan, mengetahui permasalahan dan melihat kondisi terakhir pembangunan.

Disamping itu Wagub juga menyampaikan bahwa anggaran ini baru sebagian, dan masih banyak peluang-peluang lain untuk Mentawai.

Baca Juga:  Dengan Metodologi Mikroba, Produksi Padi di Tanah Gambut Meningkat

“Jadi apa artinya, walaupun sudah ada keputusan Presiden kalau tidak dijemput bola, kalau tidak dilakukan lobi juga tidak berarti apa-apa, karena orang sekarang rebutan, negeri ini juga awalnya dalam kondisi sulit. Nah, jadi dengan berbagai alasan, maksud saya kita harus gigih perjuangan terus,” tegas Wagub.

Jalan Trans Mentawai adalah jalan poros yang membelah empat pulau utama di Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang akan menjadi jalan nasional. Sehingga untuk beberapa tahun ke depan, seluruh gugus pulau di Mentawai sudah terkoneksi.

Pembangunan jalan Trans Mentawai sudah dimulai sejak 2013, ada total sekitar 405,2 Km total panjang Trans Mentawai yang ditargetkan selesai dan tersebar di empat pulau besar (Siberut, Sipora, Pagai Utara dan Pagai Selatan).

Dalam rapat koordinasi tersebut dihadiri Wakil Bupati, Sekda Kabupaten Kepulauan Mentawai, Dinas Teknis Provinsi, Forkompimda Kabupaten Kepulauan Mentawai, OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. (rel)