Bupati Mentawai Pantau Penanganan Pasien Positif Covid-19 di Siberut Selatan

Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet meninjau langsung penanganan pasien Covid-19 di Kecamatan Siberut Selatan. (Foto: Arif Rahmat Daud)

Setelah mendapat kabar satu orang warganya positif Covid-19, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet langsung bertolak ke Kecamatan Siberut Selatan untuk memastikan penanganan pasien tersebut, Minggu (21/6/2020).

Yudas menyampaikan keprihatinannya atas penambahan satu kasus positif korona tersebut. Yudas meminta pasien ini ditangani dengan baik. Bupati menegaskan, akan meningkatkan pengawasan terhadap orang yang masuk ke Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Seseorang bisa terpapar korona karena tidak mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah daerah,” tegasnya.

Di masa transisi kehidupan normal baru ini, kata Yudas, bukan berarti masyarakat bisa beraktifitas seperti kehidupan normal. Akan tapi masyarakat harus tetap mematuhi semua protokol kesehatan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. “Dimasa transisi new normal ini akan banyak transaksi dan pengunjung yang datang. Kita harus siap dan siaga,” ingat Bupati.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Mentawai, Lahmuddin Siregar didampingi kepala Bagian Hukum, Serieli Bawamenewi, menjelaskan penambahan kasus positif korona, terjadi di Pulau Siberut yang selama ini masuk dalam zona hijau. Pasien merupakan laki-laki berumur 45 tahun bekerja sebagai petugas di pelabuhan kapal di Maleppet dan sudah diisolasi di Puskesmas Muara Siberut. “Saat ini, ada 8 kasus positif Covid-19 di Kepulauan Mentawai,” sebutnya.

Menurutnya, sulitnya akses telekomunikasi ke Muara Siberut menyebabkan, pihaknya kesulitan mendapatkan informasi dan berkoordinasi dengan tim gugus tugas di Kecamatan Siberut Selatan. Namun, pihaknya sudah menyarankan tim gugus tugas di Siberut Selatan untuk melakukan tes swab terhadap warga yang sudah sempat kontak dengan pasien positif ini.

Jangan Takut Dites Swab
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Mentawai ini, menyebut, Muara Siberut atau Kecamatan Siberut Selatan naik status zona dari hijau menjadi kuning. Dia mengatakan, Mentawai masih banyak warga masyarakat yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG). Kemudian satu lagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Pagai Selatan. Namun, hal itu bukanlah sesuatu yang membanggakan.

“Tidak perlu takut dengan Covid-19. Yang terpenting itu, bukan soal ada atau tidaknya warga yang terpapar. Tapi bagaimana masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Jangan mentang-mentang di tempatnya belum ada kasus positif, lalu tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Serieli Bawamenewi menekankan pentingnya masyarakat melapor kepada tim gugus tugas setelah berpergian ke luar masuk Mentawai. Menurutnya, pemeriksaan akan terus dilakukan kepada masyarakat guna menekan penyebaran virus ini.

“Masyarakat tidak perlu takut untuk diperiksa. Nah, bila perlu masyarakat usai bepergian ke luar daerah semestinya dengan sukarela datang dan memeriksakan diri. Apalagi, pemeriksaan diri terhadap Covid-19, gratis. Kemudian masyarakat yang belum disiplin menggunakan masker ke luar rumah atau bekerja, akan terus kita imbau,” pungkasnya. (rif)