Tingkatkan Ketahanan Pangan lewat Kearifan Lokal

39

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Mentawai diminta mampu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat melalui kearifan lokal. Hal ini mewaspadai bila sewaktu-waktu dampak dari pandemi Covid-19 ini menyebabkan terjadinya kelangkaan bahan pokok.

“Kita belum tahu, sampai kapan wabah Covid-19 ini akan berakhir. Nah, sebagai langkah antisipasi kita minta dinas terkait untuk memperkuat kearifan lokal dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Mentawai,” ungkap Wakil Ketua Komisi III DPRD Mentawai, Parsaoran Simanjuntak, Rabu (23/9/2020) siang.

Dia mengatakan, ada beragam kearifan lokal ketahanan pangan masyarakat Mentawai. Diantaranya, keladi, pisang, sagu dan yang lainnya yang dapat dikembangkan untuk menghadapi sewaktu-waktu terjadi kelangkaan pangan.

Selain itu, lanjut dia, hampir setiap tahun Pemprov Sumbar selalu menyuplai bantuan berupa bibit tanaman ke Mentawai. Nah, bibit tanaman tersebut harus dikembangkan di Kepulauan Mentawai untuk menjadi komoditi unggulan.

“Kita meminta kepada dinas terkait pada tahun 2021 mendatang, untuk mengusulkan anggaran pendamping agar kegiatan tersebut bisa berjalan optimal. Tanpa ada pendampingan akan membuat hasil produksi petani Mentawai tidak maksimal,” katanya.(rif)