Kapasitas ASN Mentawai Diisi Melalui Sekolah Kedinasan

135

Salah satu upaya dalam meningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kepulauan Mentawai yakni, melalui sekolah kedinasan. Selain nantinya dapat meningkatkan layanan itu sendiri, ASN yang mendapat tugas belajar tersebut, nantinya akan memiliki koneksi, baik koneksi di pusat maupun koneksi sesama ASN.

Hal ini menjadi perhatian ketua Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Mentawai, Emil Salim, Jumat, (24/6), siang, di kantor Muhammadiyah Kepulauan Mentawai, jalan raya Tuapejat kilometer 6. Dia menilai, program Pemerintah daerah Kepulauan Mentawai selama ini dengan menguliahkan putra-putri Mentawai ke perguruan tinggi di Indonesia perlu diapresiasi.

“Ini satu langkah meningkatkan sumber daya manusia. Namun, saat ini, untuk peningkatan ASN melalui sekolah kedinasan, sudah jarang terdengar. Padahal, ASN merupakan pilar utama pemerintah dalam memberikan layanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Di sisi lain, kata dia, informasi sekolah kedinasan ini juga belum banyak sampai ke daerah-daerah. Untuk itu, kata dia, pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai mesti jemput bola. Apalagi, Mentawai yang masih menyandang predikat daerah 3T, kata dia, bisa menjadi dasar permohonan untuk sekolah kedinasan sebagai upaya dalam peningkatan kompetensi ASN.

Baca Juga:  Tumpah Ruah! Perayaan HUT RI di Mentawai Meriah

“Peluang-peluang seperti ini mesti dijemput, tidak bisa ditunggu. Apalagi, setiap ASN di daerah juga berebut untuk bisa mendapatkan sekolah kedinasan tersebut. Nah, begitu juga halnya, dalam peningkatan layanan pemerintah, tidak terlepas dari kapasitas dan kompetensi ASN itu sendiri,” ungkap alumni Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi-Lembaga Administrasi Negara (STIA-LAN) Jakarta ini yang kini mengabdi di dinas kearsipan dan perpustakaan Kepulauan Mentawai.

Menurut dia, salah satu penyebab lambatnya pembangunan di Kepulauan Mentawai, yakni, masih terbatasnya SDM ASN Mentawai yang mumpuni. Nah, kata dia, dengan fasilitasi pemerintah untuk memberikan tugas belajar sesuai bidangnya masing-masing, tentu akan memberikan dampak positif terhadap ASN dan pelayanan di Kepulauan Mentawai.(rif)