DPRD Mentawai Minta Rencana Pembangunan Pabrik Es Mini Dikaji Ulang

63

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Parsaoran Simanjuntak menilai perlu kajian yang matang untuk pembangunan pabrik es mini. “Bukannya kita tidak menyetujui usulan dari Dinas Perikanan. Tapi harus mesti ada kajian dan hasil survei yang jelas di lapangan. Seberapa banyak kebutuhan pabrik es mini ini dibutuhkan,” ungkap politisi Partai Gerindra tersebut, menyikapi usulan program Dinas Perikanan tahun 2021 mendatang.

Dia menilai, Dinas Perikanan belum menjelaskan secara konkret apa yang menjadi alasan kebutuhan nelayan terhadap pabrik es mini tersebut. Dinas Perikanan, katanya beralasan sering terjadi kendala ikan hasil tangkap nelayan membusuk, karena minimnya es sebagai pengawet ikan.

“Pada prinsipnya kami setuju. Namun, harus ada pelatihan kepada kelompok nelayan. Termasuk juga dukungan terhadap alat tangkap nelayan,” ungkapnya.

Kemudian juga, bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pesisir pantai, juga diusulkan untuk program pembuatan kolam dengan menyediakan bibit ikan air tawar, seperti lele dan nila. Dalam usulan tersebut, pihaknya juga berharap ada masing-masing dua unit kolam pembibitan. Yakni, di Pagai Selatan, di Pulau Siberut dan Pulau Sipora. (rif)