Turis Australia Hilang Saat Spearfishing, Pencarian Gunakan Sushi Air

19
BELUM DITEMUKAN: Daly (kanan) bersama rekannya memperlihatkan dua ekor lobster berukuran jumbo.(IST)

Shaun Daly, 27, warga negara Iggris yang tinggal di Australia, dilaporkan hilang di perairan Katiet, Sipora Selatan, Sabtu (28/8/2021) pukul 11.00.

Daly hilang dan hingga kemarin (29/8) belum ditemukan setelah melakukan spearfishing atau menangkap ikan dengan cara menyelam dan menggunakan alat penombak ikan.

Desri, 30, owner penginapan Mentawai Bagus di Tuapejat mengatakan, Daly datang ke Mentawai Rabu (25/8) siang, menggunakan kapal cepat Mentawai Fast. Sebelum diantar ke Katiet oleh suami Desri, Daly sempat singgah di penginapan Mentawai Bagus.

“Kami sudah lama kenal dengan Daly. Dulu, dia juga pernah menginap di Mentawai Bagus. Rencananya, setelah dari Katiet dia akan menginap di penginapan kami. Suami saya yang mengantarkan Daly ke Katiet dari Tuapejat menggunakan sepeda motor,” ungkapnya.

Ia menyebut, kejadian tersebut baru diketahuinya Sabtu (28/8) sore. Setelah kerabat penginapan tempat Daly menginap di Manalu Homestay, Katiet memberi tahu. Karena siang harinya, Daly, pergi menangkap ikan dengan menyelam menggunakan alat penombak ikan.

Dia juga mengatakan, pada malam harinya, setelah diketahui Daly belum kembali, telah dilakukan pencarian dengan dua armada kapal pesiar. Yakni, kapal Ratu Motu dan Kapal layar.

Baca Juga:  Belum Sempat Digunakan, Dermaga Labuanbajo Amblas

Sementara,  tim dari Basarnas sendiri baru turun ke lokasi Minggu (29/8) pagi. Menurutnya, Daly merupakan pria yang sopan dan baik. Dia mengatakan, menangkap ikan dengan cara menyelam menggunakan alat penombak merupakan hobinya.

Ia menyelam biasanya hanya sendirian saja. Kebiasaan tersebut juga banyak dilakukan oleh turis yang hobi menangkap ikan menggunakan alat penombak ikan di perairan laut Mentawai.

“Kami berharap Daly bisa ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim rescue. Kami doakan juga proses pencarian bisa berjalan lancar dan didukung dengan kondisi cuaca yang baik juga,” katanya.

Kepala Kantor SAR Kepulauan Mentawai Akmal mengatakan, bahwa, proses pencarian turis tersebut, melibatkan pesawat Sushi Air dan kapal KN. SAR Ramawijaya. Selain itu, proses pencarian juga dibantu oleh warga masyarakat dan juga pemilik resor di Katiet dan dari Tuapejat.

“Pencarian sampai hari ini (kemarin, red) masih terus kita lakukan dengan menyisir dan juga melibatkan tim penyelam dari Pemkab Mentawai dan sukarelawan. Pencarian akan dilakukan hingga 7 hari ke depan,” katanya.(rif)