Telusuri Kontak 13 Tenaga Kesehatan Positif Korona, Fadly: Patuhi PSBB!

Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran. (Foto: Dok.Diskominfo)

Dinas Kesehatan Kota Padangpanjang akan menelusuri riwayat kontak fisik 13 orang tenaga kesehatan yang dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Warga yang merasa pernah kontak dengan 13 tenaga kesehatan itu, juga diminta melapor sehingga bisa cepat dilakukan tes dan pemutusan rantai penularan.

“Kami juga akan lakukan disinfektan dan sterilisasi seluruh ruangan yang pernah dilalui 13 tenaga kesehatan itu, setalah kontak fisik dengan NS,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padangpanjang Nuryanuar.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 13 tenaga kesehatan itu sebelumnya kontak erat dengan NS,29, asal Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanahdatar.

Sebelum dirujuk ke RSUP M Djamil Padang, NS pernah dirawat di RSUD Padangpanjang.

“Kini 13 tenaga kesehatan itu dikarantina di RSUD Padangpanjang. Sejak hasil tesnya diketahui senja tadi (30/4/2020), mereka tidak boleh lagi pulang ke rumah,” kata Nuryanuwar.

Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran mengimbau warganya tetap menaati aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Patuhi PSBB. Warga harus tetap bekerja dan belajar dari rumah, beribadah di rumah, jaga jarak fisik ketika berkomunikasi, dan gunakan masker ketika terpaksa harus keluar rumah,” ingat Fadly.

Masyarakat juga diminta jujur saat memeriksakan kesehatannya. Baik di pemeriksaan batas kota maupun ketika berobat ke rumah sakit atau puskesmas.

“Kita minta, agar semua yang pernah kontak fisik dengan tenaga kesehatan yang 13 orang itu, tetap mengisolasi diri di rumah,” tegas Fadly Amran.(ned/rpg)