19 Pasien Positif Covid-19 di Padangpanjang, Berikut Sebarannya

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Padangpanjang Ampera Salim. (Foto: IST)

Setelah 14 orang tenaga kesehatan RSUD Padangpanjang dinyatakan positif terpapar Covid-19, pemko melakukan tracking contact (penelusuran riwayat kontak). Mendata siapa saja yang pernah kontak dengan para tenaga kesehatan itu.

“Semua kerabat dan orang yang pernah berkontak erat dengan pasien juga sudah banyak melapor dan akan dilakukan uji swab,” ujar Juru Bicara Covid-19 Padangpanjang Ampera Salim, Minggu (3/5/2020).

Berdasarkan hasil tracing dan uji swab ketiga terhadap pasien sebelumnya, hasilnya lima orang positif Covid-19 sehingga totalnya menjadi 19 orang.

“Kepastian bertambahnya lima warga yang terpapar virus korona diketahui setelah keluar hasil swab dari Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand pada Minggu (3/5/2020) sore,” ujar Ampera Salim, Minggu (3/5/2020).

Lima orang yang sudah diisolasi di RSUD itu, kata Ampera, bukan tenaga kesehatan RSUD. “Mereka umumnya adalah keluarga dari pasien yang telah lebih dulu dinyatakan positif Covid,” imbuhnya.

Setelah menerima hasil itu, pemko akan melakukan penelusuran lagi dengan siapa kelima pasien tersebut pernah kontak erat. Lalu, diambil swab hidung dan tenggorokannya untuk diuji di Laboratorium Biomedik FK-Unand.

Ampera Salim menambahkan, virus korona merupakan pendemi berbahaya dan belum ditemukan vaksinnya. Karena itu, dia mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan, dan mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap di rumah.

“Dengan mematuhi anjuran pemerintah, tentu kita dapat meminimalisir kasus korona ini di Padangpanjang,” ujarnya.

Sebaran 19 pasien itu, kata Ampera, DR dan RR di Ekorlubuk, MI dan WT di Silaing Bawah, MN, YN, AG dan DM di Guguak Malintang, RN di Silaing Atas, AP, NW, UT, NP, DW dan AG di Kampung Manggis, EF di Kotokatiak, ADP di Tanahhitam, AZ di Kayutanam, dan NE di Ngalau.(esg)