Disdukcapil Padangpanjang Kembali Lahirkan Adminduk Cepat

16

Upaya maksimalisasi pedataan status penduduk Padangpanjang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kota setempat terus meningkat sistem layanan administrasi kependudukan (Adminduk).

Kepala Disdukcapil Kota Padangpanjang, Maini mengatakan pemanfaatan data kependudukan untuk pelayanan publik merupakan perintah Pasal 58 ayat (4) dan Pasal 79 Undang-Undang Adminduk dengan peraturan pelaksanaannya, yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 61 Tahun 2015. Sehingga pemanfaatan data kependudukan untuk lembaga pemerintah dan badan hukum Indonesia adalah pelaksanaan dari UU Adminduk.

Ia menambahkan, pelaksanaan dan pemanfaatan data kependudukan dimaksudkan untuk menghindari dari penipuan yang dapat merugikan masyarakat. Termasuk pendataan perubahan status kependudukan, di antaranya seperti perkawinan, perpindahan dan kematian.

“Terkait perubahan status kependudukan karena perkawinan, Disdukcapil memudahkan masyarakat untuk mengantongi langsung aminduk terbaru yang harus berubah karena peristiwa tersebut. Jika dulu ada program Selalu SAMAWA (Setelah Melangsungkan Akad Semua Dokumen Langsung Dibawa), baru-baru ini ada program Doa Selamat bagi warga kristiani,” beber Maini.

Disebutkan Maini, inovasi Doa Selamat bertujuan untuk mempermudah masyarakat khususnya yang beragama Kristen Protestan dalam pengurusan Akta Perkawinan, Kartu Keluarga (KK) pengantin baru, KK orangtua pengantin pria dan wanita, KTP-el pengantin pria dan wanita secara sekaligus.

Baca Juga:  Irjen Pol Angesta Romano Yoyol Resmi Bergelar Datuak Gindo Sati

Inovasi Doa Selamat (Dokumen Langsung Ada Setelah Melangsungkan Pemberkatan) terkait layanan terintegrasi pengatin baru ini, efektif berjalan setelah MoU Disdukcapil dengan Gereja HKBP Secata B pada 28 November lalu.

Teknisnya disebutkan Maini, pemohon melalui Gereja menyampaikan berkas-berkas persyaratan penerbitan Akta Pencatatan Perkawinan yakni, surat keterangan telah terjadinya perkawinan dari Pimpinan Jamaat Gereja tersebut.

“Selain itu menyertakan syarat kelengkapan yang sudah diatur, seperti pas foto, KK, KTP-el dan akte cerai atau kematian bagi calon pengantin duda atau janda. Paling lama sehari setelah foto berkas dikirimkan selama hari kerja, petugas Dukcapil akan mengantarkan Adminduk terbaru ke gereja,” pungkas Maini. (wrd)