Puluhan KK Butuh Pembangunan Riol, Sering Diajukan Dalam Musrenbang

8
SWADAYA: Warga dua RT swadaya membangun ratusan meter riol untuk antisipasi banjir, Minggu (12/6).(IST)

Berkesempatan dikunjungi Wakil Wali Kota Padangpanjang, sekitar 36 Kepala Keluarga (KK) di kawasan Kabunnaneh, RT 23, Kelurahan Kampung Manggis dan 11 KK Kelurahan Silaiang Atas keluhkan ketidaktersediaan riol sejak lama.

Salah seorang warga setempat, Rifnaldi mengaku kondisi tersebut kerap diajukan melalui forum Musrenbang karena selalu menimbulkan banjir ketika debit hujan tinggi. Namun dikatakannya, usulan sejak 2017 silam hingga saat ini belum ada titik terang penyelesaiannya.

Guna meminimalisir risiko banjir terhadap warga yang bermukim disekitaran tanah milik kaum dan aset PT KAI tersebut, Rifnaldi mengatakan inisiatif gotong royong dilakukan membuat riol seadanya.

Namun disampaikannya, dua akses jalan dengan panjang lebih kurang 400 meter tersebut juga membutuhkan pengecoran untuk meningkatkan kelaikannya.

“Salah satu upaya kami, tentu hanya dengan membuat aliran air sebisanya melalui kegiatan royong seperti ini,” ucap Rifnaldi di lokasi tersebut, Minggu (12/6).

Sementara, Camat Padangpanjang Barat Fiori mengatakan, usulan tersebut tidak dapat direalisasikan karena menyangkut aset kepemilikan dari PT KAI.

Baca Juga:  Tiba di Padangpanjang, Jemaah Haji Terharu Bertemu Keluarga

Namun sesuai dengan arahan Wawako Asrul yang hadir pada kesempatan gotong royong tersebut, mengatasi dengan pola swadaya masyarakat dengan melibatkan tenaga kebersihan untuk percepatan.

“Pekan depan aksi gotong royong lanjutan akan dikerahkan tenaga kebersihan dari kelurahan dan kecamatan dan dibantu tenaga tambahan dari Perkim LH untuk pembuatan riol,” jawab Fiori. (wrd)