Bantuan Mulai Disalurkan, Fadly: Lapor Bila Terdampak tapi Belum Terdaftar

Wali Kota Padangpanjang, Fadly Amran serahkan bantuan. (Foto: Diskominfo)

Mengatasi dampak sosial ekonomi setelah diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Sumbar Pemerintah Kota Padangpanjang langsung bergerak cepat menyalurkan bantuan berupa beras kepada masyarakat yang terdampak, Rabu (22/4/2020).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Padangpanjang, Fadly Amran Datuak Paduko Malano beserta Wakil Wali Kota Asrul di dua kecamatan di Kota Padangpanjang, tepatnya di Kelurahan Silaing Bawah dan Kelurahan Koto Panjang.

“Untuk hari pertama penerapan PSBB ini kita telah menyalurkan bantuan berupa beras untuk siapapun masyarakat Kota Padangpanjang yang merasa terdampak Covid-19. Sampai aaat ini datanya sudah sampai 8.525 kepala keluarga,” ucap Wako Fadly usai menyalurkan bantuan.

Fadly mengimbau masyarakat Kota Padangpanjang agar tidak khawatir kalau untuk makan dan kebutuhan pokok sehari-hari selama 3 bulan ke depan.

“Insya Allah sudah disiapkan. Bagi masyarakat Kota Padangpanjang yang merasa terdampak akibat Covid-19, tapi belum terdaftar sebagai penerima bantuan bisa mendaftarkan diri ke Dinas Sosial dengan syarat harus ber-KTP Padangpanjang (warga asli Padang Panjang),” jelasnya.

Selain itu Pemko Padangpanjang juga sudah menyiapkan bantuan berupa uang tunai tetapi waktunya tidak bersamaan dengan beras. “Insya Allah dalam waktu dekat akan kita realisasikan,” kata Fadly didampingi Sekretaris Kota Padangpanjang Sonny Budaya Putra.

Di samping itu, pemko juga akan memaksimalkan penerapan beberapa usaha yang telah dilakukan sebelumnya, seperti tetap berada dirumah, menjaga jarak antar-sesama, memakai masker jika memang perlu keluar rumah, menghindari keramaian, menutup tempat wisata serta mencuci tangan pakai sabun.(rel/esg)