Grand Azizi ex Lady Security, Sang Juara Pacuan Derby

16

Tiga ekor kuda terbaik berumur 3 tahun dari Sumatera Barat melesat dari starting gate jarak 1.800 meter untuk merebut gelar paling bergengsi Juara Derby Kelas AB 3 Tahun di Gelanggang Pacuan Kuda Bancalaweh, Ahad (26/6).

‘Grand Azizi ex Lady Security” milik pengusaha Kota Padangpanjang, Allex Saputra unggul sejak saat keluar gate dari dua pesaing kuatnya. “Bugih Lamo” milik dr. Meli Yusanti, Sp.P asal Batusangkar dan “El Dorado Dubai Choice” milik Alang Kelana asal Payakumbuh, tidak mampu merebut posisi “Grand Azizi” di akhir perlombaan.

Walaupun sempat terjadi tukar-menukar posisi “Grand Azizi” dan “Bugih Lamo” di sepanjang race, namun ketahanan tubuh dan kemahiran yang dimiliki kuda dan joki, mampu mengantarkannya pada posisi pertama ajang bergengsi Kelas Derby di Pacu Kuda Alek Anak Nagari Padangpanjang, Batipuah, X Koto (Pabasko).

Kuda yang ditunggangi joki legendaris Sumatera Barat, Trifan Eri ini, mampu mengungguli dua kuda lainnya dengan membukukan waktu tercepat 2.08′.56″.

Sedangkan pesaingnya “Bugih Lamo” yang ditunggangi joki Busra Hendri hanya tertinggal beberapa detik saja dari “Grand Azizi” dengan catatan waktu 2.08′.81″. Disusul “El Dorado” yang ditunggangi joki Antony dengan waktu tempuh 2.21’.10″.

Baca Juga:  Thawalib Padangpanjang Terima Bantuan Gedung BLK Dari Kemnaker

Owner “Grand Azizi ex Lady Security”, Alex Saputra mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak yang telah bekerja sama untuk menyukseskan event alek anak nagari Pabasko ini.

“Kemenangan ini saya persembahkan kepada seluruh pengurus Pordasi di Kota Padangpanjang dan panitia yang telah ikut menyukseskan kegiatan ini. Semoga ke depan lebih banyak lagi kuda-kuda asal Kota Padangpanjang yang menjadi juara pada event-event berikutnya,” harapnya.

Total hadiah pada race ke-12 ini adalah Rp57 juta. Dengan rincian, Juara 1 Rp.25 juta, juara 2 Rp17 juta dan juara 3, Rp15 juta. Hadiah ini dipersembahkan Wali Kota Padangpanjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano. (*)