Tokoh Masyarakat Berharap di Tangan Mahyeldi, ABS-SBK tak cuma Slogan

Menghimpun masukan dari berbagai sektor dinamika ekonomi sosial masyarakat Sumbar, Calon Gubernur Mahyeldi Ansharullah jalin silaturahmi lintas tokoh di Padangpanjang, Selasa (27/10/2020).

Didampingi Ketua DPD PKS Padangpajang, Nasrullah Nukman, mantan Walikota Padang dua periode itu mengungkapkan komitmennya untuk membentuk masyarakat Sumbar Madani, sejahtera dan unggul.

Di antaranya dikatakan Mahyeldi, Sumbar yang memiliki beragam potensi di sektor pertanian menjadi program unggulan. Pemerintahan jika diamanahkan sebagai Gubernur, akan menerapkan pembiayaan 10 persen dari APBD provinsi untuk memperkuat potensi pertanian.

“Baik pertanian sawah dan ladang, maupun peternakan, adalah sektor ekonomi yang sangat kongkrit. Belum lagi pengelolaan sumberdaya alam seperti sungai dan pertambangan,” ucap Mahyeldi di Rumah Yayasan Cahaya Permata Umat besutan Nasrullah Nukman itu.

Mahyeldi juga menyebutkan terkait UMKM, dirinya bersama Audy Joynaldy melihat perlunya akses pasar yang pasti. Hal ini dikatakan hampir merata permasalahan UMKM di Sumbar adalah rendahnya daya jual, sehingga menjadi kendala kongkrit tumbuh-kembangnya usaha.

“Perhatian pemerintah sudah sangat baik dengan berupa permodalan dan pelatihan. Namun soal peluang pasar, kami menilai perlunya tindakan langsung pemerintah dengan membentuk perusahaan atau badan usaha daerah (Perusda/BUMD),” tutur Mahyeldi.

Baca Juga:  Bermanfaat bagi Masyarakat, Palito Tuo Dukung Program Wako Fadly

Sementara itu dalam menyikapi potensi SDM kaum milenial di Sumbar yang tercatat kurang lebih 1 juta jiwa, Mahyeldi mengatkan sebagai pe-er kepemimpinannya nanti untuk membangkitkan kembali mental tradisi wirausaha generasi Miangkabau.

“Sama kita ketahui, orang Minang itu di masa silam sangat terkenal sebagai pedagang yang sukses. Baik di rantau maupun di kampung. Ini yang akan kita bangun kembali, agar usai masa pendidikan tidak lagi berpikir mencari kerja. Tapi mereka harus percaya diri membuka peluang kerja,” pungkasnya.

Sejumlah tokoh masyarakat Padangpajang juga memberikan masukan dan permintaan terhadap Mahyeldi dan Audy untuk menjadikan ABS-SBK tidak hanya slogan. (wrd)