Karantina Perantau Pulkam, Gubernur Apresiasi Wako Padangpanjang

Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran (kanan) meninjau BLK yang disiapkan sebagai tempat karantina perantau, Selasa (31/3/2020) lalu. (Foto: Dok. Diskominfo)

Terobosan Tim Satgas Covid-19 Kota Padangpanjang yang mengkarantina perantau baru tiba dari luar Sumbar, mendapat apresiasi dari Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Pujian itu disampaikan Gubernur Sumbar saat video conference, Selasa (28/4/2020), bersama kepala dinas kesehatan dan direktur RSUD se-Sumbar.

“Apresiasi kepada Pemko Padangpanjang karena telah memanfaatkan BLK, BBI dan Pusdiklat Baso untuk tempat karantina perantau yang baru pulang dari luar Sumbar. Sementara ada daerah lain yang masih nol melakukan karantina,” ungkap Irwan Prayitno.

Pada kesempatan dihadiri Wakil Gubernur Nasrul Abit dan Kepala Pusat Diagnostik Riset Penyakit Infeksi FK-Unand dr. Andani Eka Putra itu, Gubernur juga memuji Satgas Covid-19 Padangpanjang dalam upaya pencegahan.

Hingga kini kota yang dilintasi ribuan kendaraan Padang-Bukittinggi itu, nol pasien Covid-19, PDP 8 orang dan semuanya negatif serta sembuh dan satu orang meninggal karena penyakit penyerta. ODP 133 dan sudah habis masa pemantauan 111 dengan sisa 22 orang.

Irwan juga berterima kasih terhadap teknis penanganan pasien positif Covid-19 dari Tanahdatar yang berobat ke Puskesmas Kebun Sikolos dan RSUD Kota Padangpanjang, sebelum dirujuk ke RSUP M Djamil Padang.

“Kerja sama tracking kasus antara Kota Padangpanjang dan Kabupaten Tanahdatar ini dapat berjalan dengan baik sesuai petunjuk penanganan Covid-19,” katanya.

Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran Datuak Paduko Malano merasa senang atas apresiasi gubernur.

Namun demikian, dia tetap mengingatkan Satgas Covid-19 yang dipimpinnya tetap waspada dan selalu meningkatkan pengawasan.

“Kita jangan lengah. Covid-19 ini belum ada vaksinnya. Karena itu semua warga Padangpanjang harus hati-hati menjaga kebersihan dan menjaga imun tubuh tetap tinggi,” katanya.(rel/esg)