Zonasi PPDB SMP, Calon Siswa Harus Pilih Tiga Pilihan

41
ilustrasi. (net)

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun Pelajaran 2022/2023 mengalami sedikit perubahan dari tahun sebelumnya. Untuk calon siswa SMP jalur Zonasi, harus memilih tiga pilihan saat pendaftaran, yang sebelumnya hanya dua pilihan.

Pendaftaran PPDB untuk SMP ini hanya berlangsung selama dua hari, 4-5 Juli mendatang. Memiliki empat jalur, di antaranya jalur Zonasi (70%), Afirmasi (15%), Perpindahan Orang Tua (5%) dan Prestasi (10%).

Untuk Zonasi ini, calon siswa hanya menginputkan NIK pada laman web https://smartedupp.com bagi calon siswa yang ber-KK di Padangpanjang data-data yang lainnya sudah tersimpan.

Calon siswa memilih tiga pilihan SMP pada zona masing-masing. Untuk zona Padangpanjang Barat (PPB) di antaranya SMPN 1, SMPN 2 dan SMPN 4. Sedangkan zona Padangpanjang Timur (PPT) ada SMPN 3, SMPN 5 dan SMPN 6.

“Tahun ini kita ada sedikit perubahan untuk pilihan SMP. Tahun lalu hanya dua pilihan, tahun ini kita menyediakan tiga pilihan dari masing-masing zona. Jadi tidak ada sekolah yang unggul dan semua rata. Ini kita lakukan dari evaluasi tahun lalu, di mana ada sekolah yang kekurangan pendaftar. Untuk penerimaannya tetap kita prioritaskan berdasarkan pilihan calon siswa dan tempat tinggal terdekat,” ujar Fungsional Pengembang Kurikulum dan Sub Koordinator Pembinaan Peserta Didik dan Pembinaan Karakter, Haslinda Mora MPd, Senin (27/6).

Untuk jalur Afirmasi yang menampung 5% ini diperuntukkan bagi calon siswa yang kurang mampu dengan menunjukkan kartu DTKS dan juga disabilitas. Untuk jalur ini bisa lintas zonasi. Seperti SMPN 5 yang fasilitasnya cukup untuk menampung disabilitas, calon siswa dari zona PPB pun bisa masuk.

Baca Juga:  CSR PDAM Layani Sambungan Gratis dan Reward

Sedangkan untuk jalur perpindahan orang tua sebanyak 5%, yang bisa mendaftar adalah calon siswa yang orangtuanya memiliki KK di luar namun penempatan atau dinas di Padangpanjang. Sementara itu bagi siswa di luar Kota Padangpanjang ingin melanjutkan sekolah di Padang Panjang, bisa menggunakan jalur prestasi yang tersedia sebesar 10%.

Selain itu untuk daerah hinterland yang berbatasan dengan Kota Padangpanjang, bisa mendaftar setelah PPDB online ini selesai ke sekolah masing-masing, jika kuota masih tersedia.

“Prinsipnya, siswa kita semua akan tertampung untuk SMP. Karena kita sudah melihat berapa data tampung SMP dengan perbandingan siswa SD yang tamat. Kemungkinan siswa yang berasal dari hinterland untuk masuk ke Kota Padangpanjang besar,” tuturnya lagi.

Dan bagi calon siswa hinterland yang akan mendaftar SMP di Padangpanjang, syarat tidak boleh mendaftar di kabupaten terdekat terlebih dahulu. Dikarenakan jika sudah mendaftar, data calon siswa tersebut sudah masuk ke kabupaten tersebut dan tidak bisa pindah lagi ke Padangpanjang.

Sementara itu untuk Sekolah Dasar, PPDB online ini membuka tiga jalur yaitu Zonasi (70%), Afirmasi (25%) dan Perpindahan Orang Tua (5%). Jalur zonasi dibagi berdasarkan RT. Prinsip zonasi ini bagaimana anak-anak bersekolah dekat dengan tempat tinggalnya. (*)