Narapidana Lapas Lubukbasung Juara Umum MTQ se-Sumbar

43

Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumbar, Muhammad Ali Syeh Bana, menyerahkan tropi juara umum kepada perwakilan Kalapas Lubas.

Mengutus narapidana Syamri Adnan dan Mardialis untuk mengikuti lomba MTQ antarnarapidana se-Sumbar di Rumah Tahanan Kelas II B Padangpanjang (Rupajang) pada Kamis (29/4) kemarin, Lapas Lubukbasung (Lubas) berhasil menyabet juara umum.

Kepala Rupajang, Rudi Kristiawan mengatakan lomba tartil, azan dan ceramah tersebut berlangsung satu hari selesai dari pagi hingga sore dan ditutup agenda buka puasa bersama. Pada lomba yang digelar pertama kalinya itu, diikuti sebanyak 44 santri dari 22 UPT pemasyarakatan yang mengirimkan utusan.

“Masing-masing UPT mengutus dua santri narapidananya untuk mengikuti lomba tartil, adzan dan ceramah. Dari 23 lapas dan rutan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumbar, hanya Dharmasraya yang tidak mengikuti,” tutur Rudi melalui selularnya, Jumat (30/4/2021).

Pada kegiatan yang turut didukung BRI Kantor Cabang Padangpanjang itu, lomba ceramah (da’i) dimenangkan santri narapidana Lapas Lubas atas nama Syamri Adnan dan diikuti Amrizal dari Lapas Padang serta Rozi Putra dari Rutan Batusangkar di posisi ketiga.

Baca Juga:  Tewas Kecelakaan, Anggota DPRD Padangpanjang Dilepas di Gedung Dewan

“Untuk lomba tartil dan azan, Juara 1 diraih Indra Lesmana dari Lapas Sijunjung, diikuti Syaiful Indra dari Rupajang dan Mardialis dari Lapas Lubas. Dua santri narapidana tercatat memenangkan lomba ceramah dan tartil serta adzan, mereka didapok tim juri secara profesional sebagai juara umum. Lapas Lubas akan bersiap menjadi tuan rumah di tahun depan,” ungkap Rudi.

Meski selaku tuan rumah hanya meraih satu prestasi di peringkat dua lomba tartil dan azan, Rudi mengaku sangat bersyukur melihat suksesnya penyelenggaraan MTQ pertama terbesar yang diikuti narapidana se-Sumbar. Tim juri yang diutus Kamenag Kota Padangpanjang, disebutkannya sangat profesional dan objektif memberikan penilaian.

“Ini salah satu kebanggan di balik kemenangan tertunda, yang mesti disyukuri. Penyelenggaraan yang bersih dan objektif dari tim juri, kami sangat apresiasi dengan harapan menjadi motivasi bagi narapidana di rutan ataupun lapas di Sumbar ini,” pungkas Rudi. (wrd)

Previous articleDoni SPH: Pasien Cuci Darah Boleh Puasa Ramadan dengan Ketentuan Ini
Next articleJalankan Program PKS Berbagi 1,9 Juta Takjil, Nevi Beli Produk UMKM