Diserahkan Wako Fadly Amran, Pemko Bantu Pontren Muhammadiyah Rp300 Juta

5

Wali Kota H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano menyerahkan bantuan hibah dari Pemerintah Kota kepada Pondok Pesantren (Pontren) Kauman Muhammadiyah sebesar Rp300 juta di Aula Hamka, Senin (30/5).

Kepada Mudir Pontren, Dr. Derliana, Wako Fadly menyerahkan bantuan hibah secara simbolis didampingi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pabasko, Drs. H. Amiruddin, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setdako, Yas Edizarwin, S.H, Kepala Dinas Pendidikan, Drs. Ali Tabrani, M.Pd, Kabag Kesra Setdako, Erwina Agreni, M.Si, Kasi Pontren Kemenag Editiawarman, M.Ag.

Wako Fadly menyampaikan komitmen Pemko sesuai dengan visi untuk mewujudkan Padangpanjang yang bermarwah dan bermartabat, diawali dengan pendidikan.

“Ini menjadi cita-cita dan tanggung jawab kita semua untuk mempersiapkan kemajuan pendidikan di Kota Padangpanjang. Maka dari itu, dengan bantuan hibah yang kita serahkan ini bisa membantu dalam pembangunan pontren,” ujarnya.

Fadly juga mengatakan, Pemko sudah bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi agar putra-putri Padangpanjang bisa melanjutkan pendidikan melalui beasiswa. Baik di dalam negeri maupun luar negeri, dengan fasilitas yang sudah disiapkan.

Baca Juga:  Maknai Hari Kemerdekaan, DPD PKS Sebar Ratusan Bendera Gratis

Sementara Amiruddin mengucapkan terima kasih kepada Pemko atas bantuan hibah yang diserahkan kepada Pontren Muhammadiyah ini. Rencananya akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan asrama putra yang direncanakan tiga lantai.

“Saat ini, lantai satu kita sudah ada yang selesai beberapa. Bantuan dari semua pihak, baik dari Pemko ini, akan kita gunakan semua untuk pembangunan asrama putra,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Editiawarman. Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan hibah dan perhatian Pemko terhadap santri pontren di Kota Padangpanjang. “Semoga ini menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ucapnya.

Usai menyerahkan bantuan hibah, Wako Fadly dan rombongan meninjau pembangunan asrama putra Pontren Muhammadiyah yang sedang dikerjakan. (*)