GOR Kebanggaan Warga Sumbar, Ali Mukhni: Aspirasi dan Partisipasi

87

Keberadaan Gelanggang Olahraga (GOR) yang disiapkan bertaraf internasional di Sikabu Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman merupakan kebanggaan warga Sumatera Barat. Sebab dengan kondisi yang masih finishing, GOR tersebut sudah dimanfaatkan dalam pembukaan MTQ nasional baru baru ini.

Bupati Padangpariaman dua periode, Ali Mukhni menyebut, kehadiran GOR berlokasi di Kecamatan Lubuk Alung Padangpariaman tersebut membuktikan tersambungnya aspirasi dengan partisipasi masyarakat. Tanpa aspirasi dan partisipasi dari masyarakat, mustahil pemerintah daerah bisa menyediakan lahan puluhan hektare.

“Kita melakukan dengan pendekatan humanis, kombinasi mambusek dari bumi manitiak dari langik. Top down dan botton up dua hal yang kita kombinasikan dalam membebaskan lahan dan melaksanakan pembangunan,” ujar Ali Mukhni di sela-sela kunjungannya ke Lubuk Alung, baru baru ini.

Sebagai bupati yang cuti lantaran mengikuti Pilgub Sumbar, Ali Mukhni tak berdiam diri dalam mengikuti perkembangan pembangunan. Terutama yang berkaitan perampungan program strategis.

Selain finishing pembangunan GOR taraf internasional yang diharapkan sebagai tempat perhelatan PON, ia juga tetap meninjau pembangunan jembatan Kayu Gadang yang hampir tuntas.

Pembangunan jalan lingkar Buayan – Sicincin sebagai jalur umum pendamping jalur tol. Pembangunan asrama haji dan persiapan pembangunan kawasan Tarok City.

“Rasanya mustahil pembangunan pembangunan skala besar bisa dilakukan tanpa peran dan keikhlasan masyarakat. Terutama dalam pembebasan lahan. Hanya pendekatan humanis dan dari hati ke hati bisa terealisasi. Saya sering tidur di lahan-lahan pembangunan yang terkendala. Ternyata bisa, karena masyarakat butuh dirangkul dan diajak serta,” terangnya.

Sebagai kepala daerah dengan satu periode wakil bupati dan dua periode bupati yang akan berakhir pertengahan 2021 mendatang, Ali Mukhni menyebut kunci dalam melaksanakan pembangunan. Menurutnya mencari dana dan melobi anggaran pembangunan bisa saja dilakukan oleh siapapun. Tetapi melobi dana dan mensinkronkan partisipasi warga butuh keikhlasan, melayani dan menjadikan diri tak sebagai subjek saja, tetapi juga sebagai objek. “Saya pikir itu kuncinya,” tegas Ali Mukhni.

Tokoh masyarakat yang juga mantan Ketua DPRD Sumbar, Masful berharap Ali Mukhni bisa melanjutkan kesuksesan tersebut ke depan, termasuk dalam periode bupati yang masih menyisakan waktu beberapa bulan ke depan.

Lakek tangan Ali Mukhni dalam pembangunan Padangpariaman itu bergelanggang mata orang banyak. Wujudnya bisa dilihat dan dirasakan. Bukan sebagai retorika atau teori belaka. Semua dilakukan bukan dengan mudah, tetapi ia bisa melaluinya dan berakhir dengan kesuksesan. Banyak contoh yang sudah sudah dan harapan kita lakek tangannya jangan berhenti sampai di kabupaten saja,” ujar Masful. (*)