Sudah Rp50 M Uang Ganti Untung Jalan Tol Padang-Sicincin Diserahkan

139

Kepala Dinas Kominfo Sumbar Jasman Rizal angkat bicara sekaitan kesimpangsiuran informasi tentang perkembangan pembangunan jalan tol di Sumatera Barat.

“Dapat kami jelaskan bahwa pada hari Jumat 5 Maret 2021, telah dilakukan pertemuan di kantor Bupati Padangpariaman dengan agenda penyerahan uang ganti untung pembebasan lahan jalan tol Padang – Sicincin kepada masyarakat,” ujar Jasman.

Kegiatan itu dihadiri oleh Wakil Bupati Padangpariaman didampingi Forkopimda Kabupaten Padangpariaman, Kanwil BPN, Pejabat Pemprov Sumbar (dipimpin oleh Kepala Balitbang Prov Sumbar), PPK pengadaan tanah jalan tol Padang – Pekanbaru 1 Kemen PUPR, perwakilan BRI, Kepala Bappeda, dan Inspektorat Padangpariaman.

“Penyerahan ganti untung terhadap lahan masyarakat di Kantor Bupati itu adalah sebesar Rp14 miliar untuk 24 bidang dan 10 penggarap,” ujarnya.

Panjang ruas jalan tol Padang Sicincin adalah 36,6  km, yang dibagi atas 2 lokasi (2 Penlok atau 2 penetapan lokasi)

Perlok I: 0 km sampai 4.2 km sudah selesai pembebasannya. Seperti diketahui, telah dibayarkan kepada masyarakat sebesar Rp36 miliar kepada 33 bidang dan 10 penggarap. Perlok II dari 4.2 km ke 36.6 km sedang dalam proses dan akan diberikan  ganti untung.

Baca Juga:  Bersama Jurnalis Perempuan, Nevi Santuni Anak Panti Asuhan Aisyiah

Sesuai laporan PPK pengadaan tanah (Siska Martha Sari) dan Kanwil BPN yang diwakili Kabid Pengadaan Tanah pengadaan tanah untuk perlok II 4.2 ke 36,6 km sedang dalam pengadaan tanah yang terdiri dari inventarisasi dan identifikasi, pengumuman, penilaian oleh appraisal, musyawarah, pengumpulan berkas dan pembayaran uang ganti kerugian

Pembayaran  pembebasan lahan sudah mencapai 20.4 persen terhadap luas dari total kebutuhan lahan di penlok 1 dan 2, sedangkan target penyelesaian pembayaran pembebasan lahan diharapkan selesai sebelum Juni, dan Kakanwil BPN berharap pembayaran selesai sebelum Lebaran.

Selanjutnya perlok 2 kurang lebih 600 bidang tanah sedang dinilai oleh KJPP dan sebanyak 526 bidang tanah sudah selesai musyawarah dan telah menyepakati nilai harga lahan.

“Dari 1.452 bidang tanah yang telah bebas 127 bidang dari total lahan yang dibutuhkan. Namun jika dari seluruh tahapan proses pengadaan tanah, progresnya sudah mencapai 57 persen. Jadi, secara keseluruhan, tidak ada ditemukan permasalahan ganti untung lahan masyarakat dan pembangunan jalan tol akan terus dilaksanakan,” tukuknya. (*)

Previous articleHutama Karya: Proyek Tol Padang-Sicincin Sesuai Arahan Regulator 
Next articlePariyanto Apresiasi Kehadiran Lapangan Tembak di Polres Dharmasraya