BIM Gagalkan Pengiriman Paket Ganja

18
Polsek KP3 BIM berhasil mengungkap peredaran narkoba. (net)

Upaya penyelundupan narkoba diketahui petugas Avsec Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sabtu (10/10). Narkoba jenis ganja tersebut ditemukan dalam kardus kiriman salah satu jasa ekspedisi.

”Narkoba jenis ganja tersebut dikirim dalam kardus. Jumlahnya sebanyak dua paket sedang yang dibungkus menggunakan plastik, lalu dibalut dengan lakban. Narkoba tersebut ditemukan oleh petugas Avsec di x-ray bandara. Seluruh barang bukti beserta berkas terkait penemuan itu sudah kita limpahkan ke Polres Padangpariaman,” kata Kapolsek KP3 BIM, Ipda Ade Saputra.

Penemuan narkoba jenis ganja kering yang diseludupkan lewat jasa ekspedisi, ternyata bukanlah yang pertama diketahui petugas Avsec BIM. Kata Ade, dalam sepuluh hari terakhir, ditemukan tiga kasus serupa. Yakni Sabtu (3/10), Kamis (8/10), dan Sabtu (10/10). ”Ketiga kasus ini ditemukan dalam satu jasa ekspedisi. Seluruh kasus ini sekarang sudah dalam penyelidikan Satres Narkoba Padangpariaman,” ungkapnya.

Penemuan pada Sabtu (10/10), tambahnya, pengirimnya tercatat di paket berinisial VG dengan nomor handphone 08953950*****. Untuk alamat pengirim tidak tertera di paket tersebut. Sedangkan penerimanya berinisial ADH dengan nomor 08515692****, yang beralamat di Kota Surabaya.

Baca Juga:  Petani Keluhkan Harga Produksi kepada Nasrul Abit

”Kita akan terus memperketat pengawasan pengiriman barang di x-ray kargo BIM. Untuk itu, kita sudah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, agar kejadian serupa tidak terulang ke depannya,” pungkas Ade.

Sedangkan Kasat Narkoba Polres Padangpariaman, Iptu Edi Harto, mengatakan penemuan narkoba jenis ganja di BIM tersebut sampai kini masih dalam penyelidikan pihaknya. (apg)