BIN Vaksinasi Ribuan Pelajar di 7 Sekolah Padangpariaman

22

Badan Intelijen Negara (BIN) kembali melanjutkan program vaksinasi bagi pelajar di 10 provinsi di Indonesia termasuk di Sumbar, Kamis (19/8/2021). Vaksinasi ini dibuka langsung secara virtual oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Untuk di Sumbar, vaksinasi dilaksanakan di SMA Negeri 1 Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman. Setidaknya ada sekitar 1.500 pelajar dari tujuh sekolah mengikuti vaksinasi.

Dalam pelaksanaannya, BIN Daerah Sumbar bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman melakukan mobilisasi para pelajar dengan menjemput ke sekolah masing-masing. Mereka difasilitasi dengan bus.

Pelajar dari tujuh sekolah itu di antaranya adalah SMA Negeri 1 Batang Anai, SMA Negeri 2 Batang Anai, SMA Negeri 1 Enam Lingkuang, SMA Negeri 1 Lubuk Alung, SMA Negeri 1 Sicincin, SMA Negeri 2 Lubuk Alung dan SMP Negeri 1 Batang Anai.

“Kita menyatakan perang terhadap covid-19. Jadi ini kelanjutan kemarin, vaksin akan dilakukan di seluruh wilayah Sumbar. Untuk hari ini, kita pusatkan di SMA Negeri 1 Batang Anai,” Kata Kepala BIN Daerah Sumbar, Suwondo RB di sela-sela kegiatan vaksinasi.

Suwondo mengungkapkan, vaksinasi ini akan ditargetkan mencapai 5.000 pelajar termasuk masyarakat. Khusus masyarakat, dilaksanakan secara ketuk pintu dari rumah ke rumah.

“Harapan kami, target ke depannya sebanyak 5.000 dapat dicapai dengan menyasar masyarakat, khususnya pelajar di Sumbar,” jelasnya.

Sebelumnya, BIN Daerah Sumbar telah melaksanakan vaksinasi pertama kali pada 14 Juli 2021 dengan menyasar 1.600 pelajar dan masyarakat. Kemudian 1.700 pada 12 Agustus 2021.

Baca Juga:  Keluyuran, 12 Pelajar Diamankan Satpol PP Kota Padang

“Sekarang 1.500 pelajar dan masyarakat. Ini khususnya untuk mempertebal herd immunity atau kekebalan komunal bagi kelompok milenial yang tangguh,” ujar Suwondo.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi mengatakan, vaksinasi bagi pelajar di Kabupaten Padangpariaman ini tentunya akan menjadi motivasi bagi pelajar lainnya.

Insya Allah, ini akan menjadi motivasi bagi siswa siswi kita untuk vaksin. Seperti dikatakan Pak Presiden tadi, bahwasanya ketika vaksinasi di sekolah sudah maksimal maka kegiatan pembelajaran tatap muka itu akan bisa dilaksanakan,” katanya.

Mahyeldi mengungkapkan dirinya telah melaporkan ke Presiden bahwa Sumbar telah melaksanakan vaksinasi sebanyak 1,3 juta lebih dosis. Pihaknya menargetkan sebanyak 3,4 juta vaksin dapat dilaksanakan.

“Vaksin sisa 200 ribu (dosis), Insya Allah kita habiskan hari ini. Besok datang lagi. Maka dari itu bupati dan wali kota se-Sumbar segera kita distribusikan dan segera habiskan vaksin,” tuturnya.

Alhamdulillah, Bapak Presiden, yang dijanjikan beberapa hari lalu segera dikirim (vaksin) ke Sumbar. Tinggal lagi bagaimana permintaan instusi dan daerah yang akan melakukan vaksin, sehingga menjadi acuan bagi kami (pemprov) untuk meminta tambahan vaksin ke Presiden,” sambung Mahyeldi. (*)