Sadri Chaniago Ungkap Keunikan Peta Politik Paslonbup Padangpariaman

273
Pengamat Politik dari Unand, Sadri Chaniago

KPUD Padangpariaman telah menetapkan 3 paslon yang berlaga di Pilkada Padangpariaman pada 9 Desember 2020 mendatang. Paslon Suhatri Bur–Rahmang mendapat nomor urut 1, Try Suryadi–Andah Taslim no urut 2 dan nomor urut 3 Refrizal–Happy Neldi. Sebelumnya, keenam orang ini telah dinyatakan memenuhi syarat administrasi.

Bincang santai di Sabtu pagi (26/9/2020), bersama pengamat politik dari Universitas Andalas (Unand) Sadri Chaniago yang juga mahasiswa program doktor di Departemen Ilmu Politik Fisip Universitas Indonesia (UI) memaparkan peta kekuatan politik dari tiga pasangan yang bertarung di Pilkada Padangpariaman.

Menurutnya, Suhatri Bur-Rahmang berpeluang mendapatkan sokongan dari masyarakat, karena Suhatri Bur adalah petahana wakil bupati Padangpariaman saat ini.

Suhatri Bur berpengalaman sebagai wakil bupati, selain itu, ia mempunyai akses terhadap sumber daya dan memiliki relasi dengan kalangan birokrasi dan masyarakat pemilih. Selain itu, pasangan ini telah mendapatkan dukungan politik dari unsur alim ulama dan ninik mamak, yang sepertinya dikomandoi oleh Azwar Tuanku Sidi (tokoh ulama Syathariyah yang berpengaruh di Padangpariaman).

Sadri Chaniago memprediksi dukungan politik kepada pasangan ini mengalir cukup deras dari jamaah tarekat Syathariyah. Tetapi, Sadri mengingatkan pasangan ini tidak akan mudah melenggang, karena beberapa kasus pilkada banyak patahana yang tumbang oleh kompetitornya.

“Walau mempunyai posisi sebagai patahana, banyak fakta yang menjelaskan patahana tumbang dalam pemilihan. Hal ini harus menjadi bahan pembelajaran untuk pasangan ini agar eksis dan melenggang mulus,” ingatnya.

Untuk pasangan Tri Suryadi-Andah Taslim, ia memandang pasangan ini akan menciptakan kejutan politik. Hal ini disebabkan cukup tingginya elektabilitas pasangan yang diusung PKB, Demokrat, Golkar, dan PPP (16 kursi) ini. Keduanya juga mendapat dukungan perantau dan elemen masyarakat dari wilayah utara Padangpariaman.

Baca Juga:  Bocah Meninggal Tertimpa Pohon Kelapa

“Pasangan Tri Suryadi-Andah Taslim mendapat dukungan penuh dari masyarakat dari wilayah Utara Padangpariaman. Hal ini disebabkan masyarakat wilayah tersebut cukup lama mengalami “puasa politik”, pascakepemimpinan Bupati “legendaris” Kolonel Anas Malik.

Ditambah lagi adanya perasaan masyarakat dianaktirikan karena kue pembangunan lebih banyak diprioritaskan ke arah kawasan Selatan. Paslon ini dianggap sebagai representasi dari komposisi politik kaum tua dan kaum muda, sehingga diprediksi mampu memperoleh dukungan politik dari dua segmen pemilih tersebut.

“Pasangan Tri Suryadi –Taslim diprediksi menjadi “kuda hitam”. Apalagi pasangan ini mendapat dukungan politik dari “Forum Garda 60”’ yang terdiri dari para mantan wali nagari di Padangpariaman,” jelasnya.

Selanjutnya, paslon Refrizal-Happy Neldi yang diusung PKS dan Gerindra, berpeluang mendapat simpatik tersendiri di hati masyarakat Padangpariaman.

“Ingat, Refrizal merupakan politisi PKS yang berturut-turut menjadi anggota DPR RI (2004-2009, 2009-2014, dan 2014-2019). Sedangkan Happy Neldi pernah 4 periode menjadi anggota DPRD Padangpariaman (1999-2004, 2004-2009, 2014-2019, dan 2019-2024). Pasangan ini adalah perpaduan politisi nasional dan politisi lokal sehingga akan menciptakan kejutan-kejutan tersendiri. Apalagi solidaritas dari kader PKS yang cukup luar biasa,” jelasnya.

Sadri Chaniago menambahkan, walau diusung dua parpol, Refrizal merupakan politisi nasional yang telah lama membangun ikatan psikologis dengan konstituennya melalui program kemasyarakatan, terutama program “bedah lapau”.

“Secara logis, pasangan Refrizal Happy Neldi memiliki modal konstituen yang jelas. Jadi, jangan memandang sebelah mata paslon ini,” tutupnya. (dg/ktr)