Kiat Gurunlaweh Saat Pandemi, Salurkan Paket Sembako dan Uang Tunai Bagi

4
MEGAH: Kantor Kelurahan Gurunlaweh. Pemerintah setempat menyalurkan sembako guna membantu warga terdampak Covid-19.(IST)

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19 adalah menyalurkan bantuan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,  seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kelurahan Gurunlaweh.

Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama 1,5 tahun di Indonesia benar-benar meluluhlantakan perekonomian masyarakat. Banyak masyarakat yang kehidupannya susah menjadi tambah susah sehingga butuh bantuan agar bisa menjalani kehidupan ke depan.

Dalam membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19, Pemerintah Kelurahan Gurunlaweh sudah mendata warga-warga mereka yang benar-benar membutuhkan.

“Kami dibantu oleh petugas dari PSM Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang langsung mendata warga kami yang paling terdampak perekonomian akibat pandemi Covid-19 ini,” kata Kasi Pemerintahan Pelayanan Masyarakat Kelurahan Gurunlaweh, Elvira kepada Padang Ekspres, kemarin.

Elvira mengatakan, bantuan-bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah Kelurahan Gurunlaweh berasal dari beberapa pihak di antaranya dana pokok pikiran (pokir) anggota DPRD, dana UMKM PKM Mekar, dana BPUM, dana PKH, dana Lembaga miskin kurang mampu dan lainnya.

“Data-data yang kami ambil untuk bantuan ini data dari PSM, dari sana kami tahu untuk siapa bantuan ini kami salurkan sehingga bantuan bisa tepat sasaran,” ungkapnya.

Baca Juga:  Andre Rosiade Berbagi Nasi Kotak Jumat Berkah di Masjid Al Jihad Indarung

Ia menambahkan, bantuan pokir berasal dari beberapa anggota dewan yang bekerja sama dengan kelurahan. Untuk dana mekar sendiri merupakan program presiden untuk warga yang sudah memiliki usaha untuk mengembangkan usahanya, dana mekar ini bekerja sama dengan beberapa bank di Indonesia.

“Bantuan yang diberikan ini berupa uang tunai, sembako, uang tunai untuk modal usaha, serta sarana dan peralatan untuk mengembangkan usaha,” katanya.

Elvira menyebutkan, bantuan yang diterima oleh pihaknya telah disalurkan kepada warga kelurahan Guruh Laweh yang paling terdampak pandemi Covid-19. Hal itu bertujuan agar mereka langsung bisa terbantu dan melanjutkan hidup.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk program-program fisik dan lainnya, Elvira mengaku selama pandemi Covid-19 belum sempat dilaksanakan karena terkendala dengan anggaran serta lebih fokus terhadap penanganan Covid-19.

“Walaupun ada untuk membentuk program di kelurahan, tetapi takutnya nanti tidak tersalurkan secara merata sehingga terpaksa kami tunda dulu pelaksanaannya,” ujar Elvira.

Terakhir, Elvira berharap agar pandemi cepat berlalu dan warga kembali aktif bekerja tanpa berharap ke bantuan yang mungkin tidak bisa disebut bantuan jangka panjang. “Selain itu program yang tertunda bisa dilaksanakan,” tukasnya. (***)