Stikes Alifah Padang Kerja Sama dengan Lincoln University of Malaysia

30

Stikes Alifah Padang terus memacu mutu lulusan dan tenaga pengajarnya.  Berbagai kerja sama dilakukan baik di dalam negeri maupun dengan pihak luar negeri. Terbaru, Stikes Alifah yang berada di Jl Khatib Sulaiman Padang itu bekerja sama dengan Lincoln University of Malaysia.

“Program kerja sama ini berupa bentuk kelanjutan pendidikan bagi dosen S2-S3, dan program lainnya seperti kerja sama penelitian, dan pertukaran mahasiswa,” ungkap Ketua Stikes Alifah Padang Dr Ns Asmawati MKep, saat memberikan sambutan pada acara wisuda di Hotel Inna Muara Padang, Senin (30/11).

Wisuda tersebut diikuti oleh 263 sarjana terdiri atas angkatan XVII Program D3, angkatan XV Program S1, dan angkatan XII Penguatan Profesi. Ia mengucapkan selamat kepada mahasiswa dan mahasiswi yang diwisuda. Ia berharap seluruh wisudawan dan wisudawati melaksanakan tugas sebaik mungkin.

Asmawati menambahkan lulusan Stikes Alifah selalu dapat bersaing baik di dunia kerja. Hal itu dibuktikan dengan 90% alumni Stikes Alifah bekerja sesuai dengan bidang keahliannya di instansi pemerintahan maupun swasta.

“Prinsip belajar seumur hidup dan belajar tentang kebutuhan penting untuk setiap lulusan  dalam mengembangkan diri dan sumberdaya manusia,” ucapnya.

Asmawati juga mengatakan walau berbeda dengan jurusan yang dipelajari, para lulusan harus bisa berwirausaha. Zaman 4.0 menuntut  setiap orang untuk berpacu dan mampu beradaptasi dalam pengembangan diri.

Baca Juga:  Ilham Maulana Ditetapkan Tersangka, Kasus Dugaan Korupsi Dana Pokir

Ketua yayasan Pendidikan Alifah Nur Iklash Padang, Fatma Arma dalam sambungan via zoom mengatakan, seluruh lulusan Stikes Alifah Padang agar dapat memberdayakan dirinya untuk melindungi masyarakat.

Fatma mendoakan seluruh lulusan menjadi personal yang sukses dan patuh kepada orang tua. Dukungan orang tua adalah pintu menuju keberhasilan.

Kepala LLDIKTI Wilayah X yang diwakilkan oleh Kabag Tata Usaha Ir Yuniati berharap kepada lulusan Stikes Alifah selain memiliki kecakapan intelektual juga dituntut untuk mempertajam emosional dan spiritual agar dapat cepat tanggap dalam menyoroti problematika sosial.

Yuniati mengatakan di zaman 4.0 sekarang membutuhkan inovasi-inovasi dari para lulusan sebagai para pengajar kepada masyarakat. Program merdeka belajar adalah pondasi yang dibutuhkan untuk para mahasiswa dan lulusan agar dapat berkembang mengikuti alur zaman.

Kepala Dinkes Sumbar diwakili Kasi SDMK Mulkani Fitry SH MM Mulkani mengatakan pelaku tenaga kesehatan sangat penting dalam pengendalian covid-19. “Dalam 20 bulan ini, akhirnya Sumbar memasuki fase zero kasus covid, tentunya ini semua berkat tenaga kesehatan yang selalu mengarahkan masyarakat agar terus mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya bangga.

Lulusan Stikes Alfalah harus mampu membantu menyukseskan vaksinasi di tempat tinggal masing-masing. Itu adalah salah satu tugas tenaga kesehatan. Jangan hanya diam. (cr1)