Kototangah Bakal Gelar Kaderisasi Ansor-Banser, Peserta Ditarget 100 Orang

14

Pengkaderan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) di Sumatra Barat (Sumbar) terus digenjot. Kali ini Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kototangah Kota Padang bakal melakukan Diklat Terpadu Dasar (DTD).

DTD akan diselenggarakan pada 10-12 Maret mendatang di Pondok Pesantren Matdrasah Tarbiyah Islamiyah Batang Kabung.

Di Kototangah sendiri, DTD kali ini merupakan pengkaderan yang pertama digelar, karena kepengurusan GP Ansor baru terbentuk setelah menggelar Konfrensi Anak Cabang (Konfreancab) beberapa waktu lalu dengan terpilihnya Musri Hariansyah sebagai ketua PAC.

Ketua PAC GP Ansor Kototangah Musri Hariansyah mengungkapkan bahwa pengkaderan ini dilakukan sebagai langkah awal mencetak pemimpin tangguh dalam wadah Nahdlatul Ulama (NU).

Tak hanya itu, Musri juga menegaskan bahwa DTD pertama yang digelar di Koto Tangah ini bakal bisa menjadi penyemangat kader dalam membesarkan GP Ansor dan Nahdlatul Ulama di Kota Padang dan Kototangah khususnya.

“Kita ingin bersama-sama untuk memperbanyak kader dan menggerakkan GP Ansor untuk kemaslahatan,” tegas Musri, Kamis (2/3/2023).

Musri menargetkan peserta yang bakal ikut DTD mencapai 100 orang, baik itu berasal dari Kototangah sendiri, dan juga dari kabupaten/kota lain di Sumbar.

“Kita optimis DTD ini bakal sukses, dan direstui ulama di Kototangah,” jelasnya.

Sementara itu Ketua PW GP Ansor Sumbar Rahmat Tk Sulaiman mengapresiasi terbentuknya PAC Kototangah. Hal itu sebagai bukti bahwa organisasi di bawah naungan NU itu terus berkembang di Sumbar.

Baca Juga:  Wako Lantik 62 Pejabat Fungsional, 355 CPNS Terima SK Pengangkatan

“Alhamdulillah, PAC Kototangah yang baru selesai konferensi anak cabang akan gelar DTD Ansor Banser. Kita apresiasi dan ajak pemuda di Kota Padang dan Sumbar untuk ikut bergabung,” ujarnya.

Menurutnya, Kototangah merupakan kecamatan yang ditargetkan untuk bisa melakukan kaderisasi secara rutin.
Sebab boleh dikatakan kecamatan ini basisnya Ahlussunnah wa al-Jama’ah (Aswaja), ditambah lagi ada pesantren dan banyak masjid atau musala yang dikelola oleh tokoh agama yang ahlussunnah.

Rahmat juga meyakini bahwa GP Ansor akan bisa semakin maju dan berkembang di Koto Tangah.

“Panitia juga agresif, ini sebagai pertanda bagus untuk gerakan organisasi. Organisasi itu butuh kader penggerak, yang menggerakkan organisasi, apalagi nama organisasi kita adalah Gerakan Pemuda Ansor,” jelasnya didampingi Ketua Panitia¬† Alif Ahmad.

Rahmat juga mengajak pemuda di Sumbar untuk ikut bergabung di GP Ansor. “Jika pemuda sudah bergerak, insya allah aman republik ini. Untuk mengetahui lebih dalam tentang Ansor dan Banser, ayo ikut DTD. Jangan hanya dengar dari omongan orang yang tidak tahu tentang Ansor Banser,” ujarnya. (*)

Bagi yang ingin ikut DTD GP Ansor silakan mendaftar melalui link ini https://forms.gle/b5TXJ8sTTMxtN6KA9