80 Persen Hasil Swab Pedagang Negatif

39
Ilustrasi hasil uji swab negatif. (Foto: Armradio)

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Padang telah selesai melakukan pemeriksaan dan pengambilan swab mulut dan tenggorokan massal pedagang yang berjualan di Pasar Raya Padang. Terdapat sekitar 1.700 orang yang telah melakukan pengambilan swab mulut dan tenggorokan.

Kepala Disdag Kota Padang, Andree Algamar kepada Padang Ekspres, Senin (1/6) mengatakan, dari 1.700 orang yang diambil sampel swabnya, lebih dari 80 persen hasilnya adalah negatif Covid-19.

Pastinya hasil tersebut sangat menggembirakan bagi percepatan penanganan Covid-19 di Kota Padang. “Alhamdulillah dari sekitar 1.700 sampel swab yang kita kirim untuk diperiksa, lebih dari 80 persen hasilnya negatif Covid-19. Sedangkan jumlah orang yang dinyatakan positif Covid-19, ada sekitar 200 orang lebih,” ungkapnya.

Andree menambahkan, bagi pedagang yang telah melakukan pengambilan swab mulut dan tenggorokan, maka di toko-toko mereka akan ditempel stiker yang menandakan bahwasanya mereka telah melakukan pengambilan sampel swab.

Kemudian, bagi para pedagang atau masyarakat yang masih ingin melakukan pemeriksaan swab mulut dan tenggorokan, mereka bisa pergi dan mendaftarkan diri di puskemas-puskesmas sekitar.

Diharapkan dengan adanya pemeriksaan dan pengambilan swab massal di Pasar Raya Padang, bisa segera memutus rantai penularan Covid-19 di klaster terbesar di Provinsi Sumbar tersebut.

Ditambahkan Andree, pengambilan swab mulut dan tenggorokan bagi para pedagang Pasar Raya Padang berakhir Sabtu (30/5).

Ada sekitar 1.700 orang yang telah diambil sampel swab tenggorokan dan mulut mereka di klaster Pasar Raya Padang ini. Kebanyakan dari mereka adalah pedagang Pasar Raya.
Pengambilan sampel swab pedagang tersebut dilakukan di lantai 4 gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Padang oleh petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Padang dan puskemas.

Nol Kasus Positif Covid-19
Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, tidak ada penambahan kasus pasien positif virus korona (Covid-19) di Kota Padang dan Provinsi Sumbar secara keseluruhan, Senin (1/6).

Hal itu dikarenakan petugas kesehatan di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran (FK) Unand libur di hari Minggu. Saat ini berdasarkan data Pemprov Sumbar, tercatat sebanyak 567 kasus positif Covid-19 di Provinsi Sumbar.

Jasman menambahkan, di Kota Padang sendiri terdapat penambahan kasus pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumahnya. Ia merinci, pasien positif yang dinyatakan sembuh tersebut adalah satu orang anak perempuan berusia 7 tahun yang berasal dari Kelurahan Koronggadang Kota Padang. Ia merupakan seorang pelajar.

“Sebelumnya pasien tersebut terinfeksi Covid-19 karena memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 sebelumnya.

Selama dinyatakan positif, ia dirawat di Semen Padang Hospital (SPH),” jelasnya.
Lebih lanjut Jasman menyampaikan, dengan adanya penambahan kasus pasien yang dinyatakan sembuh di Kota Padang, maka menambah persentase kasus pasien sembuh di Provinsi Sumbar.

“Saat ini di provinsi Sumbar angka persentase pasien sembuh yaitu berada di angka 47,09 persen. Sementara jumlah pasien sembuh di Sumbar tercatat sebanyak 267 orang,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan data terkini perkembangan kasus Covid-19 di Kota Padang tanggal 31 Mei 2020, tercatat ada 384 pasien positif Covid-19 dengan rincian 95 orang dirawat di rumah sakit, 52 orang isolasi mandiri di rumah, 67 orang di karantina, 18 meninggal dunia, dan 152 dinyatakan sembuh.

Kemudian, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 858 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) ada 122 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 296 orang. (*)