Lagi, 206 Pelanggar Prokes Diamankan

21
Seorang warga tengah menjalani tes rapid antigen saat operasi yustisi yang digelar tim gabungan, kemarin. (IST)

Untuk menekan angka penularan Covid-19 di Kota Padang, Satpol PP bersama tim gabungan TNI/Polri terus menggencarkan operasi yustisi guna memastikan pelaksanaan protokol kesehatan berjalan dengan baik.

Dalam operasi yustisi tersebut, tim gabungan masih menemukan warga yang tidak menjalankan protokol kesehatan. Seperti operasi yustisi yang dilaksanakan tim gabungan pada Senin (31/5) malam hingga Selasa (1/6) dini hari kemarin, petugas mengamankan 206 orang pelanggar protokol kesehatan.

Mereka diamankan karena tidak menggunakan masker dan selanjutnya dibawa ke Polsek Padang Selatan. “Dari 206 orang yang diamankan, sebanyak 140 orang diberikan sanksi denda, 1 orang pelaku usaha dan 65 orang lainnya diserahkan ke Polresta Padang untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut,” kata Kepala Satpol PP Kota Padang Alfiadi kemarin.
Alfiadi mengatakan operasi yustisi ini dilaksanakan untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di Kota Padang.

“Kasus Covid-19 kembali meningkat. Ini karena masih abainya masyarakat terhadap protokol kesehatan. Karena itu kita terus gencarkan operasi yustisi ini,” ujar Alfiadi.
Menurut Alfiadi, operasi yustisi dilaksanakan setiap hari sejak pagi, siang dan malam hari. Bersama tim dari TNI, Polri dan Forkopimca, petugas menyisir titik-titik keramaian di Kota Padang.

Baca Juga:  Vaksinasi Covid-19 di Sumbar Banyak Kendala, Tapi Tetap Optimistis

Alfiadi berharap dengan semakin gencarnya kegiatan operasi yustisi ini, maka diharapkan masyarakat bisa lebih peduli lagi terhadap protokol kesehatan. “Kita terus mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” tutur Alfiadi.

Bagi masyarakat yang masih membandel terhadap protokol kesehatan, petugas akan menindak tegas dengan memberikan sanksi administratif berupa denda sebesar Rp 100.000.

Alfiadi menambahkan, dalam operasi yustisi tersebut dibagi menjadi 3 tim dan yang menjadi sasaran dalam operasi ini yakni tempat hiburan malam dan tempat keramaian.
Tim gabungan terdiri dari Satpol PP Kota Padang, Polsek Padang Selatan, Brimob Polda Sumbar, Polresta Padang, dan Camat Padang Selatan beserta jajaran lurah. (eri)

Previous articleAnya Geraldine Dijodohkan dengan Bupati
Next article3 Prodi UBH Menuju Akreditasi Internasional IABEE