Kejari Padang Musnahkan Barang Bukti

8
DIMUSNAHKAN: Kajari Padang Ranu Subroto memusnahkan barang bukti di halaman Kantor Kejari Padang, Selasa (31/5).(IST)

Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang memusnahkan 406,6 kilogram ganja, 3,2 kilogram sabu, ribuan pil ekstasi, ratusan obat-obatan dan kosmetik tanpa izin edar, serta ratusan minuman keras ilegal.

Barang yang dimusnahkan tersebut merupakan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah periode Juli 2021-Mei 2022.

“Barang bukti ini dari sekitar 400 kasus pidana umum yang sudah inkrah,” kata Kepala Kejari Padang Ranu Subroto didampingi Kasi Barang Bukti M Fahmi usai pemusnahan dilakukan di halaman Kantor Kejari Padang, Selasa (31/5).

M Fahmi merinci, barang bukti yang dimusnahkan berupa seberat 40,6 kilogram, sabu-sabu 3,2 kilogram, pil ekstasi 5708 butir, ratusan obat-obatan dan kosmetik tanpa izin edar, serta minuman keras ilegal sebanyak 838 botol.

“Ada juga barang bukti berupa baju-baju, itu juga dimusnahkan tapi yang paling menonjol yang dimusnahkan itu ganja, sabu, ekstasi, obat-obatan dan kosmetik tanpa izin edar, serta minuman keras ilegal,” papar Fahmi.

Lebih lanjut Fahmi menjelaskan, untuk jenis barang bukti ganja dan obat-obatan dan kosmetik tanpa izin edar dimusnahkan dengan cara dibakar.

Baca Juga:  Andre Rosiade Bantu Istri Penjual Roti Bakar yang Terkena Kanker Payudara

Sementara untuk minuman keras ilegal dihancurkan dan digiling dengan alat berat jenis penggiling, lalu sabu dengan cara diblender dan diberi air.

Pemusnahan disaksikan langsung perwakilan instansi terkait seperti Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Polsek setempat, BNN, dan instansi terkait lainnya.

“Pemusnahan kita lakukan sampai barang bukti tersebut betul-betul tidak dapat digunakan lagi,” tutup Fahmi. (idr)