Pemko Padang Segera Bagikan Beras

Wali Kota Padang Mahyeldi memaparkan perkembangan kasus korona di Media Center Balaikota Aiepacah, kemarin (2/4). (IST)

Kebijakan  yang membatasi aktivitas masyarakat, dunia usaha, menutup lokasi wisata, meliburkan sekolah, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 berdampak pada ekonomi masyarakat. Khususnya pekerja harian, pedagang kaki lima, usaha kecil dan lainnya.

Oleh karena itu, ASN Pemko Padang mengumpulkan donasi melalui Baznas Kota Padang untuk meringankan beban masyarakat tersebut. Hal itu disampaikan Wali Kota Padang Mahyeldi di Media Center Balaikota Aiepacah Padang, kemarin (2/4).

“Alhamdulillah, kepala OPD dan ASN di lingkungan Pemko Padang juga ikut berdonasi. Ada yang memberikan 5 persen dan bahkan 7,5 persen dari gaji bulanan mereka untuk membantu warga kita yang terdampak korona,” kata Mahyeldi.

Setidaknya ada sekitar 35 persen dari penduduk Kota Padang yang terdampak Covid-19 ini. Dan jika dihitung-hitung dibutuhkan 3.000 ton beras untuk didistribusikan membantu warga yang terdampak. “Mudah-mudahan sesegera mungkin akan segera kita bagikan. Beras itu langsung kita antarkan ke rumah warga,” sebut Mahyeldi.

Sementara itu, Inspektur Kota Padang, Andri Yulika mengatakan, ASN Pemko Padang di Inspektorat dan BPKA merasa terpanggil untuk saling membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kasus Covid-19.

“Kita masih menerima gaji setiap bulan, sedangkan saudara kita yang memiliki penghasilan harian sangat merasakan dampak dari kasus ini. Inilah dasar kita untuk mengumpulkan donasi dengan menyisihkan penghasilan kita. Dan telah kita serahkan hari ini,” katanya.

Hal senada juga dikatakan, Kepala Disnakerin, Yunisman, pekerja di sektor informal yang terdampak langsung dari Covid-19 merupakan target utama yang akan menerima bantuan yang dikumpulkan secara sukarela di dinas yang ia pimpin. “Mari bersama-sama kita ringankan beban saudara kita,” ajaknya.

Sementara itu, Kabag Hukum Yopi Krislova berharap, dengan bantuan yang diberikan melalui Baznas Kota Padang akan meringankan beban masyarakat. “Semoga musibah ini cepat berlalu,” harapnya.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Amrizal Rengganis mengungkapkan, penggalangan donasi dan pemberian bantuan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 diinisiasi Wali Kota Padang Mahyeldi dan Wakil Wakil Kota Padang Hendri Septa, diikuti Sekko Amasrul, para Asisten, Staf Ahli dan 53 OPD Pemko Padang.

“Dampak Covid-19 ini sama-sama kita rasakan. Tapi, ada saudara kita yang lebih membutuhkan bantuan. Mari bersama-sama kita ringankan beban mereka,” kata Amrizal.

Tiap Warga Dapat 9 Kg Beras

Sementara itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Pemko Padang akan segera memberikan bantuan berupa beras kepada masyarakat yang terkena dampak virus korona atau Covid-19.

Ketua Baznas Kota Padang, Epi Santoso mengatakan, bantuan ini merupakan program satu pintu dengan Pemko Padang untuk membantu warga yang terdampak wabah Covid-19. “Saat ini, Pemko Padang sedang melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak. Jika sudah dapat datanya, segera kita bagikan,” tuturnya.

Direncanakan, bantuan berupa beras itu akan diberikan sebanyak 9 kilogram per KK. Kalau misalkan satu rumah atau per KK ada 5 orang maka akan dapat 45 kilogram beras.

Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang terdampak langsung. Sebab banyak warga yang yang mata pencahariannya terhenti akibat virus korona atau Covid-19 itu.

“Jadi paling tidak kebutuhan pokoknya dengan sebanyak 9 kilogram beras per kepala minimal stok beras ada di rumahnya selama kasus Covid-19,” sambungnya. “Jika data itu bisa rampung minggu ini. Ditargetkan minggu besok bantuan segera kita salurkan,” tuturnya. (*)