Padang Siap Jadi Tuan Rumah!!! Persiapan Rakernas Apeksi Sudah 50 Persen

216
PAPARAN: Asisten 1 Setko Padang Edi Hasymi memaparkan perkembangan persiapan Rakernas Apeksi XV di Media Center Balaikota Padang, kemarin (2/6).

Pemerintah Kota Padang terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XV Tahun 2022. Saat ini, persiapannya sudah mencapai lebih dari 50 persen.

Seperti diketahui, Rakernas Apeksi XV bakal dihelat di Kota Padang pada 7-10 Agustus 2022 mendatang. Selain Rakernas juga bakal digelar kegiatan Indonesia City Expo (ICE) ke-18 Tahun 2022 yang akan menampilkan hasil pembangunan, inovasi dan produk-produk unggulan masing-masing kota peserta Rakernas.

Asisten 1 Setko Padang Edi Hasymi mengatakan Pemko Padang menyiapkan 10 kegiatan untuk memeriahkan pelaksanaan Rakernas Apeksi XV.

Kegiatan tersebut yakni welcome dinner bersama 98 wali kota se-Indonesia, kegiatan expo yang akan menampilkan produk-produk dan kesenian dari 98 kota se-Indonesia yang hadir sebagai peserta. Expo ini dilaksanakan di lapangan Imam Bonjol Padang.

Selanjutnya ada kegiatan city tour mengunjungi tempat-tempat wisata diantaranya Masjid Raya Sumbar, Sentra Rendang dan lokasi wisata lainnya. Di sela-sela city tour ini nantinya ada penanaman pohon. Lokasinya direncanakan di kawasan Sungailareh.

Kegiatan penanaman pohon yang akan dilakukan oleh peserta Rakernas Apeksi, nantinya bukanlah penanaman pohon seperti biasanya, namun penanaman pohon durian. Menurutnya, untuk penanaman pohon durian ini, Pemko Padang telah menyediakan lokasinya di kawasan Sungailareh, dekat Kantor Dinas Pertanian Padang.

“Kita sudah sediakan lahannya. Masing-masing kota akan menanam 1 batang durian, maka totalnya ada sekitar 100 batang durian yang ditanam. Nanti kita beri merek atau nama masing-masing kota. Sehingga mereka tau lokasi pohon duriannya,” ungkap Edi Hasymi.

Ini tentu saja punya dampak jangka panjang. Setelah beberapa tahun ke depan, mereka akan diundang kembali ke Padang untuk memanen durian yang ditanamnya.
Efeknya Kota Padang kembali ramai dikunjungi oleh para wali kota se-Indonesia. Mereka pasti membawa rombongan. Sehingga dampaknya perekonomian Kota Padang kembali berdenyut.

Baca Juga:  Giliran Lapak PKL di Jati Ditertibkan

“Kegiatan selanjutnya adalah ladies program dimana kita memperkenalkan produk-produk kerajinan Kota Padang,” sebut Edi Hasymi.

Kemudian pembangunan Tugu Apeksi. Dalam sejarah Apeksi belum ada tugu Apeksi. Nanti di tugu itu menampilkan lambang-lambang kota peserta Rakernas Apeksi. Di sana juga akan menjadi alun-alun kota.

“Jadi tidak hanya tugu semata tapi ada juga jogging track dan akan menjadi taman baru di Kota Padang,” ungkap Edi Hasymi.

Lalu kegiatan lomba membuat randang antar kota dan lomba teh telur. Pesertanya wako dan ibu PKK. Untuk lomba rendang, para peserta tinggal memasak saja. “Kita sediakan semuanya mulai daging, bumbu dan lainnya. Kita juga sediakan 1 orang ibu PKK kelurahan,” sebutnya.

Jika wali kotanya nanti tidak bisa, ada perwakilan tim dari kota itu. Kemudian ada gowes Siti Nurbaya. Pemko Padang melalui Dispora akan menyediakan sekitar 200 sepeda untuk wali kota dan ajudan/pendamping. Finish-nya nanti di kawasan Cimpago.

Kemudian pawai budaya yang sudah menjadi tradisi di Apeksi, namun pesertanya dibatasi 30 orang per kota. Dengan panggung kehormatan di kawasan Cimpago. Tak hanya itu, untuk menyemarakkan kegiatan, Pemko Padang akan mendatangkan Pasha Ungu.

Ini juga sekaligus memeriahkan HUT Kota Padang. Edi berharap, dengan sejumlah gelaran kegiatan tersebut, Pemko Padang ingin Rakernas Apeksi XV di Kota Padang ini menjadi rakernas yang luar biasa dan bukan biasa saja. (eri)